JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tukang Parkir dan Massa Sebuah Perguruan Silat Berselisih, Wisata Cemoro Kandang Sempat Mencekam

Tukang parkir dan sejumlah remaja dari sebuah perguruan silat yang berselisih tengah didamaikan / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Jalur wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jateng,  tepatnya di ruas Cemoro Kandang sempat terhambat, Sabtu (27/2/2021) setelah terjadinya insiden seorang tukang parkir kios makan berselisih paham dan berseteru dengan  rombongan salah satu perguruan silat.

Akibatnya,  seorang tukang parkir berinisi  Ew (35) warga Tawangmangu mengalami luka-luka. Sebanyak delapan orang diamankan di Mapolsek Tawangmangu, Karanganyar akibat peristiwa tersebut.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto membenarkan adanya insiden tersebut, namun berkat kesigapan aparat, insiden langsung bisa diredam. Kedua belah pihak didamaikan hingga dicapai sebuah  kesepakatan.

“Ya benar insiden terjadi di Cemoro Kandang, Tawangmangu yakni perselisihan seorang tukang parkir dengan puluhan remaja dari salah satu perguruan silat,” ujarnya saat dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS, Sabtu (27/2/2021).

Kapolsek menjelaskan, berdasar informasi warga dikembangkan melalui penyelidikan diketahui insiden terjadi diduga faktor salah paham.

Baca Juga :  Terungkap, Karyawan SMAN 1 Kebakkramat Karanganyar yang Tumbang Positif Terpapar Covid-19 Ternyata Baru Pulang Urus Berkas Pensiun dari Kantor Disdikbud Provinsi Jateng. Siapa Saja yang Sempat Kontak Erat?

Kejadian berawal siang hari  di ruas Cemoro Kandang. Saat itu serombongan remaja dari sebuah  perguruan silat naik ke Cemoro Kandang.

Informasinya, lanjut Kapolsek, rombongan remaja perguruan silat tersebut hendak menggalang dana sosial di pinggir jalan raya Cemoro Kandang. Kebetulan saat itu rombongan tersebut sudah berada  di Cemoro Kandang,  namun masih menunggu teman lainnya.

Pada saat menunggu itulah,  sejumlah remaja tersebut  mondar-mandir naik sepeda motor,  sehingga membuat tukang parkir berinisial Ew (35) menegurnya.

Alasan Ew menegur, karena tempat tersebut adalah objek wisata, dan aksi dari para remaja tersebut dianggap mengganggu ketenangan dan kondusivitas.

Namun entah yang terjadi bagaimana, tukang parkir itu didatangi rombongan remaja tersebut dan terjadilah perselisihan.

Baca Juga :  Cerita Ratusan Driver Ojol di Karanganyar Terkaget-Kaget Rame-Rame Dapat Orderan Antar Paketan, Tapi Tiba-Tiba Barang Langsung Dikembalikan. Begini Perasaannya!

“Namun entah siapa pelakunya yang jelas tukang parkir itu merasa dilempar sesuatu hingga mengalami  luka ringan,” tandas Kapolsek.

Mendengar insiden tersebut,  jajaran Polsek  Tawangmangu juga dibantu anggota Koramil Tawangmangu bergerak cepat membubarkan massa.  Saat itulah polisi mengamankan sebanyak delapan orang untuk dimintai keterangan.

Bahkan, Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni langsung turun ke lokasi dan menyelesaikan persoalan dengan mempertemukan kedua belah pihak.

“Akhirnya dicapai kesepakatan kedua belah pihak diselesaikan secara kekeluatgaan,” ujarnya.

Namun sesuai kesepakatan,  si tukang parkir tidak menuntut, namun sebanyak delapan orang yang diamankan tersebut harus diambil oleh ketua rantingnya masing-masing.

Selain itu juga dibuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan  berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut.  Beni Indra