JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tawarkan Cewek-Cewek Imut Belasan Tahun ke Pria Hidung Belang, Germo Muda Berinisial MS Ditangkap Polisi. Tarif Sekali Kencan Rp 500.000, Mainnya di Kamar Wisma Yoga

Tersangka diamankan Polres Pemalang. Foto/Humas Polda

WhatsApp Image 2021 03 05 at 16.32.55 1140x815 1
Tersangka diamankan Polres Pemalang. Foto/Humas Polda

PEMALANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang germo atau mucikari muda berinisial MS (29) terduga pelaku eksploitasi seksual pada anak di bawah umur berhasil diamankan Polres Pemalang di sebuah Wisma yang berada di Moga, Pemalang, Kamis (04/03/2021) malam.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, pelaku diamankan saat mempertemukan korban dengan pemesannya. Tarifnya Rp 500.000 untuk sekali kencan.

“Pelaku menawarkan korban pada pemesannya dan menyediakan tempat di sebuah wisma di Moga,” kata Kapolres.

AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan pelaku mengambil keuntungan dari korban atas jasa pembayaran yang diterima dari tamu yang berkunjung.

Baca Juga :  Jateng Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Jatim, Gubernur Ganjar Tegaskan Cadangan Logistik Kebencanaan Tetap Aman

“Pelaku menerima jasa dari tamu sebesar Rp 500 ribu, dan korban mendapatkan upah Rp 150 ribu,” ungkap Kapolres.

Pengungkapan kasus bermula, setelah Polsek Moga Polres Pemalang menerima laporan dari masyarakat terkait eksploitasi seksual pada anak di bawah umur di wisma tersebut.

“Setelah melakukan pengecekan di lokasi, tim dari Polsek Moga dan Polres Pemalang mendapati pelaku menerima uang jasa dari pemesan,” jelas Kapolres.

Pada pengungkapan kasus tersebut, Polres Pemalang berhasil menyita uang sejumlah Rp 500 ribu dan 2 (dua) buah ponsel.

Baca Juga :  Wah Gawat, Polda Jateng Siapkan 11.000 Personel dan 14 Pos Penyekatan Pemudik. Kapolda Ingatkan Pemudik Nggak Akan Bisa Lolos, Langsung Diminta Putar Balik!

Pelaku dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No. 17 th. 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 th 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 th 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 88 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman kurungan maksimal 15 tahun. Wardoyo