JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perhatian, 5 Pedagang Meninggal Terpapar Covid-19, Pasar Jambangan Karanganyar Ditutup Total Mulai Hari Ini. Sejumlah Pedagang Juga Bertumbangan Positif, Pasar Disemprot Desinfektan

Penyemprotan desinfektan di Pasar Jambangan Karanganyar. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasar Jambangan yang berada di Kecamatan Mojogedang, Karanganyar diputuskan akan ditutup sementara. Penutupan dilakukan menyusul sejumlah pedagang pasar dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan ada 5 pedagang yang meninggal dunia dengan penyakit penyerta (Comorbid). Penutupan akan dilakukan selama dua hari ke depan.

Kepala Disdagnakerkop Karanganyar, Martadi, usai melakukan pemantauan penyemprotan pasar dengan desinfektan, Senin (08/03/2021) menyampaikan penyemprotan dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran vrus Covid-19.

Menurut Martadi, penyemprotan pertama dilakaukan oleh BPBD dan selanjutnya akan dilakukan penyemprotan secara mandiri.

Baca Juga :  Warga Dari 13 Kecamatan di Karanganyar Dominasi Klaster Pabrik Sepatu di Jaten

“Pasar kita tutup dua hari. Sebelumnya ada pedagang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Lima pedagang meninggal dunia dengan penyakit penyerta. Dua pedagang saat ini masih menjalani isolasi mandiri,” paparnya, Senin (8/3/2021).

Martadi berharap agar masyarakat dan seluruh pedagang serta pengunjung pasar pembeli untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, terutama selalu menggunakan masker dan mencuci tangan.

“Jika tetap membandel, maka upaya pemerintah untuk menekan angka penyebaran dan penularan Covid-19 tidak akan berhasil,” tandasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Karanganyar Ungkap Kecerobohan-Kecerobohan Penanganan Covid-19 di RS. Cemaskan Pasien Positif Hanya Isoman di Rumah, Mereka Santai Saja Tapi Yang Tertular Bisa Mati!

Sementara, Camat Mojogedang, Eko Jati Iswanto menuturkan ada sekitar 150 kios dengan 581 pedagang d Pasar Jambangan ini. Edukasi terkait penyebaran Covid-19 di klaster Pasar Jambangan akan terus dilakukan.

Dikatakan Eko, untuk wilayah Kecamatan Mojogedang, jumlah kasus terbanyak pernah mencapai 53 kasus. Namun saat ini, ujarnya mengalami penurunan.

“Berdasarkan kasus Covid-19 yang terjadi, kami terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Sehingga kasus warga yang terkonfiramsi Covid-19 serta penyebarannnya akan terus mengalami penurunan,” ujarnya. Wardoyo