JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gembleng Mental 219 PNS Baru, Mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani: PNS Harus Berani Kuliah S2 atau S3

Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani (berdiri) saat memberikan motivasi pada para PNS Baru / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani kembali tampil ke publik dengan  menggembleng sebanyak 219 guru yang berstatus PNS baru, untuk berani kuliah S2 ataupun S3.

Ia beralasan, zaman telah berubah dari saat dia memimpin Karanganyar selama dua periode dulu. Kini, jelas Rina, kompetensi menjadi sebuah keniscayaan di bidang apapun, termasuk bagi para guru.

Menurut Rina Iriani, ijazah S2 atau S3 kelak akan berguna dan berpotensi diperlukan untuk pertimbangan karir dan jabatan dalam birokrasi daerah.

“Era sekarang ini sudah jauh lebih maju dan berbasis kompetensi. Maka saya yang juga mantan guru sangat mendesak agar para PNS baru ini harus berorientasi ke arah kuliah S2 atau S3. Jika hanya puas dengan ijazah S1, akan ketinggalan dalam karirnya kelak,” tandasnya usai memberikan motivasi pada acara Konferensi Kerja PGRI Karanganyar 2021 di Gedung PGRI, Tasikmadu, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga :  Miris, Ribuan Penyandang Disabilitas di Karanganyar Belum Tersentuh Pendampingan. Kondisi Pandemi Makin Perparah Keadaan

Rina menjelaskan, saat dulu memimpin Karanganyar, ia sebenarnya sangat membutuhkan  pejabat yang memiliki ijazah S2.

Namun saat itu ijazah S2, apalagi S3 tidak terlalu banyak, sehingga terpaksa mengambil pejabat dengan ijazah S-1.

“Ini lho, saksinya Tarsa dulu saya angkat menjadi pejabat eselon dua karena dia ijazahnya S2 meskipun saat itu ijazah S2 tidak harus menjadi aturan baku. Tapi seorang bupati tentu akan mempertimbangkannya, apalagi di era sekarang,” ungkapnya.

Menurut Rina, saat seseorang menjadi PNS, saat itulah sebenarnya terbuka kesempatan untuk melanjutkan kuliah, baik waktu maupun finansial. Apalagi beban tanggungan masih belum begitu banyak.

“Semua itu bisa terlaksana selama ada tekat kuat dan kemauan untuk maju. Karena jika stagnan maka karirnya juga stagnan tidak segera meningkat,” ujarnya.

Padahal dalam birokrasi, lanjut Rina, karir itu penting dan salah satu variabel penunjang karir adalah ijazah yang kekiniian.

Baca Juga :  Respons Cepat Musibah Banjir Bandang, Muhammadiyah Karanganyar Berangkatkan Tim Relawan ke NTT

Untuk itu Rina menekankan agar para guru tidak  malas kuliah karena prinsipnya, belajar tidak mengenal waktu. Ilmu itu sepanjang hayat pasti berguna sehingga tidak semata-mata mengejar ijazah saja.

“Dulu saya jadi bupati masih sempat kuliah S2 hingga S3 ya semua itu karena tekad dan kemauan,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar, Tarsa mengapresiasi motivasi Rina Iriani karena apapun tergolong mainstream jiwa gurunya masih kuat.

“Kami dari Diknas akan terus mendorong PNS baru agar kuliah S2 maka kami menjalin kerja sama dengan banyak universitas termasuk Univet Sukoharjo memfasilitasi jika ada PNS baru mau kuliah S2,” tandasnya.

Tarsa mencontohkan dirinya sendiri yang menempuh pendidikan S2 di Universitas Bangun Veteran Nusantara Sukoharjo saat dia disibukkan sebagai kepala Subdinas Dikbud. Sekarang  Tarsa dilantik menjadi Kepala Diknas Karanganyar. Beni Indra