JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hadapi Lalu Lintas di Momentum Lebaran, Satlantas Polres Karanganyar Bersama 12 Tim Rescue Lakukan Simulasi Jitu Terpadu

Foto: Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Satlantas Polres Karanganyar bekerja sama dengan 12 Tim Rescue lintas sektoral melakukan simulasi dini terkait pengendalian lalu-lintas pada momentum lebaran 2021.

Salah satu terobosan barunya adalah penanganan ekstra cepat terhadap kecelakaan lalu-lintas dengan target semaksimal  mungkin korban terselamatkan.

Berbagai variabel teknis yang diperlukan sudah dipatenkan untuk ON, alias siaga penuh 24 jam. Variabel itu meliputi 12 kebutuhan tindakan melekat yang harus terpenuhi guna menyelamatkan korban kecelakaan.

Yakni, pertama,  mulai dari siaga pos polisi jaga, kedua mobil ambulan pengangkut korban, ketiga pos jaga ambulan beserta sopirnya, hingga tim medis jaga guna memberikan pertolongan pertama saat di TKP, serta variabel lainnya.

Baca Juga :  Laju Covid-19  Meningkat, Kodim 0727 Karanganyar Rangkul Tokoh Masyarakat Tingkatkan Gerakan Moral  Edukasi Ketaatan Prokes

Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Widya S. Putro mengatakan, apel dan simulasi digelar Rabu (28/4/2021) bersama tim satgas quick respon dalam rangka mendukung operasi ketupat yang akan dimulai tanggal 6 mei mendatang.

“Sistem ini merupakan terobosan baru dengan kerja cepat dengan menggandeng instansi yakni jasa raharja, PMI PSC 119,  derek, JSN dan damkar,” tandasnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (28/4/2021).

Baca Juga :  Heboh Pohon Punden Ratusan Tahun di Girilayu Karanganyar Mendadak Terbakar Sendiri. Pertanda Apa?

Ipda Widya menjelaskan dengan kerjasa tersebut diharapkan mampu mencapai target penyelamatan ekstra cepat jika terjadi kecelakaan lalu-lintas, apalagi saat momentum lebaran.

Dengan begitu setidaknya mampu menekan angka korban jiwa pada kecelakaan karena pelayanan ekstra cepat sangat menentukan pula faktor korban terselamatkan meskipun  takdir hidup mati itu milik Tuhan, namun manusia sudah berupaya maksimal dalam menyelamatkan nyawa.

Kendati demikian pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan tetap berhati-hati dalam berkendaraan.

“Ini semua upaya sistemik bagaimana semua sinergi untuk  menghindari kecelakaan di jalan,” ujarnya. Beni Indra