JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jadi Tujuan Favorit Pemudik, Penyekatan Mudik di Jateng sampai 149 Titik. Kakorlantas: Jalur Tikus Juga Banyak

Ilustrasi penyekatan jalur larangan mudik. Foto: Humas Polda Jateng

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Wilayah Provinsi Jawa Tengah menjadi tempat paling banyak dituju pemudik. Hal itu pula yang membuat Korps Lalu Lintas Polri melakukan penyekatan mudik terbanyak di wilayah Jateng, yakni mencapai 149 titik.

Disampaikan, Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono, bahwa wilayah Jawa Tengah menjadi daerah yang paling banyak dituju pemudik. Selain itu, jalur tikus yang kemungkinan digunakan pemudik juga banyak.

“Khususnya Purwokerto, khususnya Banyumas. Akan kami survei jalurnya mana, apalagi jalur tikus juga banyak,” ucap Istiono, seperti dikutip Tempo.co, Rabu (14/4/2021).

Istiono menambahkan, antisipasi juga telah dilakukan di jalur-jalur yang diperkirakan bakal digunakan untuk menuju Jawa Tengah. Misalnya di Jawa Barat, ada empat jalur menuju Jawa Tengah yang diantisipasi.

Baca Juga :  Pemudik yang Terlanjur Masuk Wonogiri Tidak Mungkin Disuruh Putar Balik, ini Lho yang Wajib Dilakukan

“Harus kami saring lagi, Polres dan Polsek kami sekat semua. Konsisten kami, ini tidak main-main penyebaran Covid-19 ini,” tegas Istiono.

Sementara itu, titik penyekatan mudik juga diberlakukan di sejumlah wilayah. Disebutkan Kabidops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudi Antariksa, setelah Jateng, wilayah dengan penyekatan mudik terbanyak adalah Jawa Barat.

“Menyusul Jateng, ada 132 titik di Jawa Barat, 16 titik di Banten, 10 titik di DI Yogyakarta, 8 titik di DKI Jakarta dan sekitarnya, 8 titik di Lampung, 7 titik di Jawa Timur, dan 3 titik di Bali,” ujar Kombes Rudi Antariksa saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Divonis 4 Tahun Penjara, Permohonan Justice Collaborator Ditolak Hakim

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Larangan mudik ini diperuntukan bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, karyawan swasta, maupun pekerja mandiri.

Menindaklanjuti arahan pemerintah, Polri pun menerjunkan 166.734 personel untuk menjaga 333 titik penyekatan di seluruh wilayah di Indonesia. Ratusan ribu anggota Kepolisian tersebut akan memutarbalik warga masyarakat yang kedapatan nekat mudik saat libur Lebaran.

www.tempo.co