JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pemerintah Keluarkan Adendum Peniadaan Mudik, Pemkot Solo Pastikan PPKM Mikro Masih Berjalan

Satlantas Polresta Surakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, dan TNI menggelar penyekatan di batas kota selama sepekan ini. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan SE terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terbaru masih berlaku, meskipun pemerintah pusat mengintruksikan pengetatan peniadaan mudik mulai tanggal 22 April 2021. Sebaliknya, masa pengetatan tersebut diklaim mendukung pengawasan terhadap pemudik nekat pada momen lebaran 2021.

Seperti diketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Pusat) mengeluarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Baca Juga :  Evaluasi Pelaksanaan CFD, Gibran Rencanakan Penerapan Zonasi, PKL Direncanakan Masuk ke Benteng Vastenburg

Addendum tersebut memperkuat ketentuan larangan mudik 6-17 Mei yang diterbitkan sebelumnya sehingga mampu mengantisipasi potensi peningkatan pergerakan masyarakat pada masa sebelum dan sesudah peniadaan masa mudik lebaran itu.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani, regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat tersebut tidak berpengaruh pada penerapan SE PPKM Mikro di Kota Solo saat ini. Hal itu khusus ya berlaku pada pengawasan pemudik nekat yang akan diterapkan Pemkot Solo mulai tanggal 1 Mei 2021.

Baca Juga :  Jokowi Akan Jadi Wali Nikah Pernikahan Adiknya dengan Ketua MK. Resepsi Digelar dengan Adat Jawa

“Justru regulasi dari pusat itu semakin menguatkan SE kita. Perpanjangan masa pengawasan pada H-14 sebelum 6 Mei dan H+7 setelah 17 Mei itu tetap jalan,” ujarnya, Jumat (23/4/2021).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua