JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Selamatkan Belasan Rumah Warga, 9 Paguyuban Sopir di Solo Raya Bakal Dapat Penghargaan dari Pemdes Tangkil Sragen. Berkat 6.000 Ban Bekas, Desa Bisa Hemat Miliaran Rupiah

Kades Tangkil, Suyono saat menunjukkan piagam penghargaan untuk paguyuban sopir di Solo Raya yang membantu ban bekas untuk tanggul darurat di bantaran Desa Tangkil. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Proyek pembuatan tanggul dengan memanfaatkan ban bekas di tebing anak sungai Bengawan Solo di Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota beberapa waktu lalu menuai banyak pujian.

Proyek pembangunan talud penahan longsor dan erosi di Dukuh Gabusan, itu ternyata telah menghemat banyak anggaran. Semua itu tak lepas dari peran dan sumbang sih para paguyuban sopir yang ada di wilayah Solo Raya.

Kades Tangkil, Suyono mengatakan talud sepanjang 85 meter dengan kedalaman hampir 10 meter yang dibangun pada awal Maret lalu itu setidaknya menghabiskan 6.000 ban mobil bekas.

Baca Juga :  Sosok Muhammad Nizar Nayaruddin, Kiper Timnas Futsal Asal Sragen yang Ikut Sumbang Perak Sea Games 2022. Cinta Futsal Sejak Kuliah, Pernah Juara Pro Liga Nasional

Bukan perkara mudah untuk bisa mengumpulkan ban bekas dalam jumlah ribuan itu. Namun berkat partisipasi aktif dan bantuan komunitas atau paguyuban sopir, kebutuhan ban bekas itu akhirnya bisa dipenuhi.

Menurutnya, ada 9 paguyuban perkumpulan sopir yang ikut membantu mencarikan ban bekas. Sembilan paguyuban itu di antaranya Paguyuban Perkumpulan Sopir Bumi Sukowati atau PSBS, Wonogiri Pick Up, Paseduluran Sopir Solo (Passlo), Paguyuban Sopir Sukoharjo (Pasojo), Driver Community Guyub Rukun (DCGR).

Baca Juga :  Awas, 6 Sapi di Sragen Ditemukan Terindikasi Terjangkit PMK. Bupati Ingatkan Kalau Sakit Jangan Dijual!

Lantas ada Komunitas Truk Klaten (KTK), Truk Umplung Mania Community (TUMIC), Manunggal Bolorodo (Marlboro), dan Dina Dutro Mania Indonesia atau DDMI.

“Pertama satu dua komunitas kami tembusi, lama-lama pada ikut bantu. Akhirnya ada 9 paguyuban itu yang ikut membantu mencarikan ban bekas,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (21/4/2021).

Aparat gabungan dan warga Desa Tangkil Sragen saat kerja bakti membangun tanggul dari ban bekas untuk menahan longsor di wilayah setempat, Senin (1/3/2021). Foto/Wardoyo

Setiap paguyuban membantu dengan jumlah berbeda-beda. Suyono menyebut ada yang membantu ratusan ban bekas sampai ada yang membantu 2000 ban.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua