JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Bank Sampah Bunga Raya Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun

Dok Humas Pokiteknik St Paulus Surakarta

IMG 20210502 WA0053
Dok Humas Pokiteknik St Paulus Surakarta

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Bank Sampah Bunga Raya bersama dengan Politeknik Santo Paulus Surakarta menggelar pelatihan pembuatan sabun yang berasal dari minyak jelantah (1/5/2021) di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kegiatan memanfaatkan minyak yang sudah bekas dan tidak layak dikonsumsi, menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Fransisca Harumi P., S. TP., M. Sc. selaku salah satu pemateri, menyampaikan bahwa salah satu kriteria minyak jelantah adalah minyak yang akan menimbulkan asap yang banyak ketika digunakan (smoking point).

Baca Juga :  Mau Tahu Berapa Jumlah Kasus Aktif COVID-19 di Sukoharjo Terkini, Simak Data Dari Dinas Kesehatan ini Slur

Selain itu, ketika digunakan untuk menggoreng bahan makanan, akan menimbukan rasa gatal. Pada kondisi itu, nilai gizi minyak sudah menurun drastis.

Minyak jelantah adalah salah satu sampah yang dihasilkan di sebagian rumah tangga. Kebanyakan, menurut Harumi, mminyak jelantah dibuang begitu saja di selokan.

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun adalah langkah untuk langkah konkret bersahabat dengan bumi karena tidak mencemari lingkungan, demikian diungkapkan oleh  Henny Parida Hutapea, S. Si., M. Sc, trainer dalam kegiatan tersebut.

Sabun yang dihasilkan bisa digunakan untuk mencuci lap kotor atau kain asalkan bukan digunakan untuk sabun mandi. Bahan- bahan yang digunakan pun mudah didapat,  sehingga bisa dipraktekkan dan menjadi produk unggulan dari bank sampah.

Baca Juga :  Warga Sukoharjo yang Meninggal Tambah 2 Orang Lagi, Seperti ini Sebaran Kasus Aktif dan Kematian di 12 Kecamatan

Bank sampah yang memiliki anggota lebih dari 30 orang itu,  sudah berjalan dua  tahun dan  aktif mengajak para nasabahnya untuk memilah sampah, baik plastik, kertas dan minyak jelantah.

Kegiatan penyetoran sampah dilakukan setiap sebulan sekali, ungkap Nanik Purwati, SH selaku manager Bank Sampah Bunga Raya, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews. Suhamdani