JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Gibran Siap Tutup Pusat Perbelanjaan di Solo yang Terbukti Picu Kerumunan

Kapolsek Pasar Kliwon Solo, AKP Tegas Satrio Wicaksono dan jajarannya, sambangi sejumlah pusat perbelanjaan hingga ibadah, Jumat (29/5/2020). Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengantisipasi warga yang hendak berbelanja untuk lebaran di pusat perbelanjaan. Gibran memastikan, pusat perbelanjaan yang terbukti memicu kerumunan akan mendapatkan sanksinya hingga ditutup.

Gibran mengakui, mau tidak mau antusias warga untuk belanja lebaran akan mulai terlihat sepekan menjelang lebaran. Terkait hal itu, dirinya mengaku telah melakukan koordinasi dengan petugas keamanan.

“Kita sudah antisipasi, jangan sampai terjadi kerumunan. Selain itu, wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Kalau terbukti memicu kerumunan nanti diperingatkan, mulai SP (surat peringatan) I hingga ditutup,” paparnya, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga :  Penegakan Hukum di Indonesia Makin Lemah, Korupsi Makin Meningkat. Butuh Penguatan Karakter Manusia Indonesia

Selain mengantisipasi ramainya pusat perbelanjaan, Gibran juga mewaspadai warga yang menghabiskan libur lebaran di tempat wisata di Solo. Pasalnya, Pemkot Solo mengizinkan tempat iwsata tetap beroperasional pada libur lebaran.

“Tempat wisata, restoran, hotel semmua kan boleh buka. Nanti antisipasi itu juga, jangan sampai terjadi kerumunan. Sanksi siap ditegakkan jika terjadi pelanggaran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dengan Prokes Ketat, Pertiwi Solo Gelar Baksos Sasar Kalangan Terdampak Pandemi di Seputar Terminal Tirtonadi

Di sisi lain, Gibran berharap warga mampu menahan diri dalam menghadapi momen lebaran 2021 ini. Selain menahan diri untuk tidak mudi dulu, juga tidak melakukan kegiatan lain yang mampu memicu kerumunan atau meniadakan jaga jarak.

“Halal bihalal bisa via daring dulu. Kita menghindari terjadinya peningkatan covid-19. Karena capaian kita saat ini sudah baik,” pungkasnya. Prihatsari