JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ini Upaya Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro Bantul Hadapi Pemudik Nekat dan Berhasil Lolos Penyekatan

Shelter untuk karantina pasien positif Covid-19 di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul / Dok. Desa Sumbermulyo via tempo.co

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketika larangan mudik resmi diterapkan, banyak pemudik yang kucing-kucingan untuk nekat mudik ke kampung halaman.

Dengan begitu, bamper terakhir adalah jogo tonggo, alias warga masyarakat di tingkat RT dan RW untuk menjadi pengawas sekaligus filter bagi pemudik nekat.

Bagaimana dinamika kampung di tengah mudik Lebaran 2021 ini, bagaimana pula kampung berjibaku mengkarantina warganya yang terpapar Covid-19?

Di wilayah DIY, salah satu desa yang kedatangan gelombang pemudik lebaran kali ini adalah Desa Sumbermulyo, Kecamatan, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

“Pemudik yang lolos penyekatan kabupaten dan masuk desa kami saat ini ada 18 orang, semua sudah menjalani karantina mandiri karena tak ada yang positif,” kata Lurah Desa Sumbermulyo Ani Widayani, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga :  Didemo Karena Kutip Dana Rp 50.000 ke Warga Penerima Bansos, Oknum Dukuh di Sleman Ini Akhirnya Pilih Mundur

Ani mengatakan kedatangan pemudik ini mau tak mau membuat Satgas Covid-19 desanya bekerja ekstra keras. Personil satgas tak hanya disiapkan di desa, namun juga jadi pedukuhan.

Sebab, di desa yang memiliki 16 padukuhan itu hingga kini juga masih menangani 9 warga lokal yang terpapar Covid-19 dan belum sembuh di shelter desa setempat.

“Dengan datangnya pemudik ini lokasi karantina mereka kami pisah di padukuhan dan diawasi ketat Satgas masing-masing jangan sampai membaur,” kata Ani.

Ani menuturkan, shelter karantina milik desa yang berkapasitas 50 kamar hanya diperuntukkan bagi yang positif Covid-19. Jika pemudik hasil tes antigen-nya negatif, mereka diminta karantina di rumah masing-masing atau shelter tingkat padukuhan.

Baca Juga :  Erina Gudono Kenakan Busana Muslim dan Make Up Minimalis Saat Semaan Alquran

Para pemudik yang hasil tesnya negatif itu diwajibkan lima hari karantina mandiri sesaat setelah kedatangannya. Sesudah isolasi lima hari, mereka masih wajib menjalani tes swab oleh puskesmas sebelum diizinkan membaur dengan masyarakat.

Desa Sumbermulyo sendiri menjadi desa percontohan penanganan Covid-19 terbaik di Kabupaten Bantul. Status itu diberikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyambangi desa itu pada medio Maret 2021.

Ani menyebut penularan Covid-19 di Desa Sumbermulyo masih terus terjadi dan tergolong tinggi. Shelter desa tak pernah kosong dari pasien terpapar Covid-19 meski kapasitasnya tak pernah sampai penuh.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com