JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Menko Airlangga Apresiasi Kerja Sama Vaksin Sputnik V dengan Rusia

Airlangga Hartarto saat penandatanganan naskah kerja sama antara Partai Golkar dengan Partai Rusia Bersatu (United Russia Party) di kantor DPP Partai Golkar, Jumat (11/6/2021) / Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi kerja sama Indonesia dengan Rusia terkait vaksin Sputnik V yang kini tengah berjalan.

Kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan distribusi vaksin, namun juga menyangkut produksi vaksin antara industri farmasi Indonesia dengan Sputnik V dalam program joint production.

Hal itu diungkapkan Airlangga, yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam penandatanganan kerja sama antara partai berlambang pohon beringin itu dengan Partai Rusia Bersatu (United Russia Party) dari negara sahabat, Rusia di kantor DPP Partai Golkar, Jumat (11/6/2021).

Pertemuan kedua pihak yang berlangsung secara virtual tersebut dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sementara Partai Rusia Bersatu diwakili Deputy Secretary of the General Council Klimov Andre Arkadievich.

“Tadi baru ditandatangani kerja sama antara Partai Golkar dan United Russia Party, dimana United Russia Party dipimpin oleh Dmitry Medvedev, dan ini merupakan partainya Presiden Vladimir Putin,” ujar Airlangga, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Airlangga, dalam pidato sambutannya mengakui hubungan Indonesia dengan Rusia sudah terjalin selama tujuh dekade. Selama itu pula, hubungan kedua negara memberi pengaruh positif di sektor perekonomian bagi kedua negara.

Di bidang ekonomi, ujar Airlangga, sejumlah capaian kerja sama antara Indonesia-Rusia salah satunya dalam penguatan investasi.

Meski demikian, dukungan Rusia bagi Indonesia bukan hanya sebatas di sektor ekonomi saja. Bahkan soal kedaulatan negara, menurut Airlangga, Rusia menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia di PBB.

Airlangga membeberkan, negara yang saat ini dipimpin Presiden Vladimir Putin itu juga membantu alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk pembebasan Irian Barat.

Sementara di sektor sosial, Airlangga menegaskan, Rusia menjadi negara yang sangat responsif ketika Indonesia mengalami berbagai bencana alam. Rusia juga bersedia mengirimkan peralatan canggih untuk membantu proses evakuasi.

Demikian pula, dalam masa pandemi Covid-19 ini, Indonesia dan Rusia juga telah menjalin kerja sama untuk program vaksinasi.

Airlangga mengaku, momentum pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dapat membuka pasar secara terbuka dan menguntungkan kepada kedua negara.

Dalam program itu, Indonesia sudah menyiapkan regulasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi seperti penyelamatan ekonomi sampai pembuatan UU Cipta Kerja untuk memperlancar investasi yang masuk.

Lebih jauh, Airlangga berharap Rusia lebih banyak lagi membuka potensi investasi di Indonesia pada forum pemerintah secara formal.

Selain itu, kata Menko Perekonomian tersebut, nantinya akan ada pertemuan lanjutan tanggal 29 Juni 2021, dimana akan ada meeting secara video conference antar partai se-ASEAN dan Rusia.

“Dalam rapat tersebut, Partai Golkar akan hadir dan nanti akan bersama-sama dengan Ketua Umum United Russia Partu Medvedev dan lima partai utama di ASEAN,” kata Airlangga.

Kolaborasi tersebut, menurut Airlangga akan terus didorong ke berbagai segi kerja sama strategis, karena Rusia sedang mengembangkan blok ekonomi negara-negara di Rusia. Suhamdani