YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Mulai Selasa (22/6/2021), kegiatan hajatan, rapat tatap muka hingga kegiatan budaya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilarang. Larangan tersebut merupakan salah satu wujud riil pengetatan PPKM Mikro, sebagai ganti dari lockdown yang dibatalkan oleh Gubernur DIY Sri Sulah HB X sehari sebelumnya. “Berbagai hajatan, kegiatan budaya, rapat tatap muka di zona merah dilarang per hari ini,” kata Sekretaris DIY Baskara Aji, Selasa (22/6/2021). Aji mengatakan untuk pusat belanja, restoran, dan warung kaki lima di zona merah maksimal kunjungan kini juga dibatasi 25 persen. Adapun work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi seluruh perkantoran di zona merah adalah 75 persen, sedangkan perkantoran di zona oranye dan kuning berlaku 50 persen. Ia mengatakan penetuan status ini berdasarkan RT/RW. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan saat ini harus waspada terhadap munculnya berbagai klaster sebagai akibat kegiatan sosial masyarakat.
Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua
Baca Juga :  Polisi Tangkap Komplotan Penipuan Berlian Palsu, Barang Dibeli di Pasar Klewer Rp 25 Ribu, Korban Ditinggalkan di Angkringan Kalasan