JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Gagal Congkel Kotak Amal, Pemuda Ngawen Nekat Gasak HP dan Uang Sales yang Tertidur di Teras Masjid. Akhirnya Ditangkap Polisi, Ternyata Sudah Berkali-Kali Maling di Masjid

Tersangka pencurian saat diamankan di Polres Blora. Foto/Humas Polda


BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pemuda berinisial OZF, (24) asal Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora diamankan petugas gabungan Unit Reskrim Polsek Jepon bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora, Senin, (21/06/2021) kemarin.

OZF dicokok petugas lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian. Kejadian berawal dari laporan korban
Muhamad Irwansyah, seorang warga kelurahan Mekarwangi kecamatan Cihurip Kabupaten Garut Jawa Barat, Kamis, (03/06/2021) bahwa dirinya kehilangan satu unit Hand Phone merk ViVo tipe Y12 warna merah hitam dan uang sebesar Rp 300.000.

Barang itu hilang saat berada di Masjid Al Ghomamah di wilayah Desa Tempel, Lemahbang, Kecamatan Jepon.

Baca Juga :  Bentrok Pelajar SMK di Magelang, Satu Orang Luka dan 4 Diamankan Polisi. Ditemukan Gergaji dan Celurit

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Kapolsek Jepon Iptu Supriyono mengungkapkan kronologis kejadian bermula ketika Rabu, 02 Juni 2021 sekira pukul 03.00 WIB korban bersama temannya berangkat dari Lamongan bekerja sebagai salesman alat masak dan menuju Kabupaten Blora.

Advertisement

Kemudian sekira pukul 08.00 Wib sampai di pasar induk Blora. Selanjutnya korban dan temannya berkeliling di wilayah kabupaten Blora.

“Sekira pukul 23.00 wib korban bersama temannya beristirahat dan tidur di teras masjid Bhayangkara Al Ghomamah turut tanah Desa tempel mahbang Kecamatan Jepon dan saat tidur tas pelapor yang berisi Handphone dan dompet ditaruh dibawah bantal tidur,” ungkap Kapolsek Jepon.

Baca Juga :  Setor Tebu, Sopir Truk Asal Gabus Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Truknya

Selanjutnya pada hari Kamis, 03 Juni 2021, sekira pukul 02.00 Wib, korban bangun tidur dan saat bangun mendapati tas miliknya sudah berpindah tempat berada di dalam masjid.

“Mengetahui hal tersebut korban segera mengambil tas miliknya dan memeriksa isi tas sudah tidak ada isinya yang semula berisi sebuah handphone merk ViVo tipe Y12 warna merah hitam dan berisikan uang sebesar Rp 300.000,00,” lanjut Kapolsek Jepon.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua