JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Info COVID-19 Sukoharjo, Akhirnya Resepsi Dilarang Tempat Wisata Ditutup yang Boleh Hanya Akad Nikah Dihadiri Maksimal 10 Orang

Obyek Wisata Batu Seribu Sukoharjo. Foto diambil sebelum sa pandemi. Humas Polres Sukoharjo.


SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebijakan tegas akhirnya diterpakan Pemkab Sukoharjo dalam kaitannya dengan upaya pengendalian persebaran COVID-19.

Kebijakan tersebut beberapa di antaranya sama seperti yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah lainnya, misalnya Wonogiri. Yakni penutupan tempat wisata.

Selain itu pelarangan atau peniadaan acara hajatan alias resepsi. Yang diperbolehkan hanyalah ijab kabul alias akad nikah. Itupun hanya boleh dihadiri maksimal 10 orang.

Pun kegiatan seni budaya ditiadakan. Acara-acara seperti itu sangat berpotensi memunculkan kerumunan.

Kebijakan yang diterapkan Pemkab Sukoharjo tertuang dalam regulasi baru. Yakni Surat Edaran (SE) Bupati Sukoharjo Nomor 400/1843/2021. SE ini secara umum mengatur PPKM mikro yang diperpanjang sampai 28 Juni.

Baca Juga :  Jos Lur, Jumlah Kasus Kriminal di Sukoharjo pada 2021 Ternyata Menurun Dibandingkan Data 2020, Polisi Klaim Gegara Hal ini

Di dalamnya mengatur kegiatan masyarakat kembali dibatasi. Khususnya kegiatan hajatan pernikahan hanya boleh ijab kabul alias akad nikah yang dihadiri maksimal 10 orang dan menyertakan bukti hasil rapid test antigen.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Jumat (18/6/2021), mengatakan, jam operasional semua tempat usaha maksimal pukul 21.00 WIB. Untuk rumah makan dan sejenisnya, kegiatan makan di tempat maksimal sebesar 50% dan tidak boleh melebihi 50 orang.

Sedangkan untuk tempat hiburan dan sejenisnya jam operasional maksimal pukul 21.00 WIB. Pengunjung maksimal 50% dan tidak boleh melebihi 50 orang dengan protokol kesehatan ketat. Aris