JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kunjungi 2 Kedai Kopi Milik Penerima Kartu Prakerja, Airlangga Hartarto: Semoga Memotivasi yang Lain

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengunjuni usaha milik penerima Kartu Prakerja di Bogor / Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 35 persen dari sekitar 62,79 juta orang penerima Kartu Prakerja terbukti telah berhasil move on di masa pandemi Covid-19 ini.

Mereka berhasil berubah dari tidak mendapat pekerjaan menjadi bekerja berkat program Kartu Prakerja. Di antara jumlah tersebut, 17 persen di antaranya memilih untuk berwirausaha.

Demikian dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengunjungi dua lokasi usaha milik alumni program Kartu Prakerja di Kota Bogor, Jawa Barat.

“Mudahnya akses layanan dan banyaknya jenis pelatihan di program Kartu Prakerja akan membangkitkan semangat masyarakat untuk mengasah kemampuan sesuai bidang dan minat masing-masing,” kata Airlangga.

Dipaparkan Airlangga, saat ini  program Kartu Prakerja telah berhasil dilaksanakan sebanyak 16 gelombang dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang.

Melihat keberhasilan tersebut, Airlangga mengatakan, pemerintah akan terus melanjutkan program Kartu Prakerja, lantaran dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Ia berharap, jumlah wirausahawan di Indonesia akan semakin meningkat lagi, khususnya dalam momentum pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Makin banyaknya wirausahawan di Indonesia, tentunya akan mampu menyerap banyak tenaga kerja, yang pada gilirannya akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Airlangga.

Berikan Apresiasi

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan apresiasi kepada penerima Kartu Prakerja yang telah secara maksimal memanfaatkan program itu untuk pengembangan diri.

Airlangga juga mengungkapkan rasa bangganya kepada masyarakat yang tidak kenal menyerah di tengah situasi sulit di masa pandemi ini.

“Dua lokasi usaha yang kita kunjungi hari ini telah memberikan inspirasi bagi kita semua,” ujar Airlangga, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Wirausahawan yang berhasil tersebut, menurut Airlangga, akan bisa memotivasi penerima Kartu Prakerja lainnya untuk tidak patas semangat untuk mandiri.

Keberhasilan mandiri secara individual tersebut, jelas Airlangga, jika terjadi secara meluas, akan mampu memulihkan kondisi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat karena telah mau bekerja keras dan berusaha,” ujar Airlangga.

Salah satu lokasi usaha yang dikunjungi oleh Menko Airlangga adalah Kedai Kopi Bencoolen milik alumni Kartu Prakerja gelombang 8, Syarief Hidayat.

Sebelumnya, Syarief berprofesi sebagai freelance project officer event. Namun, Ia pun merasa kesulitan menemukan pekerjaan di masa pandemi.

Syarief mengikuti program Kartu Prakerja untuk mengasah kemampuannya dalam membuka usaha kedai kopi. Ia mempelajari strategi pemasaran bisnis kopi. Berbekal pengetahuan yang didapat dari program Kartu Prakerja, Syarief pun memulai usaha kopinya.

Tak hanya usaha kopi milik Syarief, Menko Airlangga juga mengunjungi usaha milik alumni Kartu Prakerja gelombang 10, Esih.

Di samping kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Esih memiliki penghasilan tambahan dengan mengikuti program Kartu Prakerja.

Setelah mengikuti pelatihan, Esih pun kini bisa membantu ekonomi keluarganya dengan membuka usaha warung kopi dan membuat pesanan keripik singkong.

Airlangga mengatakan, program Kartu Prakerja telah mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk berwirausaha tanpa pandang usia.

Banyaknya pilihan program pelatihan yang disediakan oleh program Kartu Prakerja terbukti mampu memenuhi kebutuhan dan minat masyarakat saat ini. Suhamdani