JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Meski Kerangkatan Haji Batal, Seperti Ini Kesibukan Satpam Asrama Haji Donohudan

Petugas Satpam di Asrama Haji Donohudan memiliki kesibukan ekstra sejak tempat tersebut digunakan sebagai lokasi isolasi bagi pasien OTG Covid-19 / Foto: Waskita
PPDB
PPDB
PPDB

Petugas Satpam di Asrama Haji Donohudan memiliki kesibukan ekstra sejak tempat tersebut digunakan sebagai lokasi isolasi bagi pasien OTG Covid-19 / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meskipun keberangkatan haji tahun ini dibatalkan, namun para satpam di Asrama Haji Donohudan tetap sibuk.

Tak lain dan tak bukan,  katena tempat tersebut ditetapkan sebagai lokasi  isolasi terpusat bagi pasien OTG Covid-19.

Ya, di sana terdapat ratusan pasien baik asal kawasan Soloraya maupun Kabupaten Kudus yang menjalani isolasi.

Asrama Haji pun mendapatkan pengawasan ketat baik dari satpam setempat maupun petugas TNI/Polri.

Mereka berjaga selama 24 jam penuh dengan sistem shift menjaga kawasan itu, termasuk di pintu gerbang. Kesibukan para satpam pun tak hanya melayani tamu yang datang.

Mereka juga bertugas untuk menerima barang kiriman keluarga bagi pasien OTG yang menjalani isolasi.

Sesuai ketentuan, seluruh barang bagi pasien harus lewat satpam. Selanjutnya, satpam menyerahkan kepada petugas kesehatan yang kemudian menyampaikan langsung kepada pasien.

Sebab hanya petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap yang bisa berhubungan dengan pasien.

“Itu sudah protap. Jadi untuk kiriman barang kami terima di penjagaan di pintu gerbang ini,” ujar salah satu satpam, Wiranto.

Untuk barang kiriman, maka pengirim atau anggota keluarga diminta untuk menuliskan nama dan alamat pasien. Sehingga petugas bisa menyampaikan kiriman kepada yang berhak.

Kalau pengiriman barang lewat petugas ojol, pasti sudah tertera nama pasien.

”Kalau pengiriman barang cukup banyak. Ada makanan, pakaian dan bahkan pembalut untuk wanita,” lanjutnya tanpa menyebut jumlah pastinya.

Salah satu pelaku ojol, Andi mengaku hampir tiap hari mendapat job mengantarkan barang kepada pasien di Asrama Haji Donohudan.

“Nggak mesti, kadang satu kali. Namun kadang juga hingga tiga kali. Barang langsung kami serahkan ke satpam dengan bukti foto penyerahan barang,” ujarnya. Waskita