JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Siapkan Pentas Virtual HUT Boyolali, 100 Pekerja Seni, Mulai Dalang Hingga Waranggana Jalani Vaksinasi Covid-19

Para pekerja seni di Boyolali tengah menjalani vaksinasi Covid-19 menjelang pentas dalam rangka HUT Boyolali pada 5 Juni mendatang / Foto: Waskita
PPDB
PPDB
PPDB

Para pekerja seni di Boyolali tengah menjalani vaksinasi Covid-19 menjelang pentas dalam rangka HUT Boyolali pada 5 Juni mendatang / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Persiapan pentas virtual wayang kulit HUT Boyolali 5 Juni mendatang dimatangkan.

Salah satunya dengan melakukan vaksinasi bagi para pekerja seni yang akan mentas tersebut. Baik dalang, niyaga maupun waranggana, semuanya divaksin.

Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S Survivalina menjelaskan, vaksinasi dilakukan pada Senin (31/5/2021). Namun jika masih ada yang terlewat akan tetap dilayani pada hari lainnya.

Sebanyak 100 dosis vaksin disiapkan untuk vaksinasi tahap pertama bagi seniman.

“Masih ada yang belum tercakup. Nanti tetap akan lami layani pada hari lain. Yang jelas, sebelum pentas, semua sudah divaksin,” katanya.
Menurut Bupati Boyolali M Said Hidayat, pelaku seni mulai mendapatkan vaksinasi untuk menggeliatkan kembali kegiatan kebudayaan di Boyolali.

Belum semua seniman di Boyolali mendapatkan vaksinasi. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mendata dan melakukan penjadwalan vaksinasi bagi seluruh seniman di Boyolali.

Diungkapkan, vaksinasi pekerja seni tahap awal ini ditujukan bagi seniman yang  akan melakukan pementasan pada HUT Boyolali ke 174 pada awal Juni mendatang.

Sekaligus menjadi ujocoba dimulainya kegiatan kebudayaan secara terbatas. Perayaan HUT Boyolali ini akan mementaskan kesenian wayang dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Salah satunya vaksinasi bagi pelaku seni yang akan mengisi acara.
“Kegiatan kesenian akan dibarengi dengan sosialisasi tentang Covid-19 dan vaksinasi. Karena langkah ini harus dijalani bersama, membangun kesadaran masyarakat, mengupayakan percepatan vaksinasi. Pementasan akan digelar secara virtual. Tidak ada masyarakat yang boleh menonton langsung,” ujarnya.

Sementara salah satu pekerja seni seni dan Dalang asal Kecamatan Nogosari, Ki Wartoyo mengaku senang dengan vaksinasi ini.

Hal tersebut menjadi momentum sekaligus wujud kepedulian pemkab pada seniman. Hari ini ada 100 kuota vaksinasi dan diprioritaskan bagi pelaku seni yang akan tampil di HUT Boyolali.  Hal diharapkan bis amenjadi momentum membangkitkan kehidupan seni di Boyolali.

“Alhamdulillah kami sudah divaksin. Hari ini ada 100 vaksin yang disediakan untuk pelaku seni seperti dalang, pengrawit, dan budayawan. Selanjutnya vaksinasi seniman akan berlanjut. Karena Seniman yang ada di Boyolali ada ribuan,” katanya.

Ki Wartoyo beberapa waktu lalu sempat membuagt heboh dengan menggelar pentas wayang kulit di atap rumahnya. Pernah juga pentas di area pesawahan.

Bahkan, beberapa gamelan sempat dirusak dan dibanting. Hal ini sebagai bentuk keprihatinan seniman akibat tak bisa menggelar pentas dampak Covid-19.  Waskita