JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bandar Pil Koplo Ahmad Cokot Nama Suharyono. Ngakunya Ratusan Butir Dibeli Rp 400.000 dari Jakarta Via Online

Tersangka bandar pil koplo asal Sambirejo Sragen yang diamankan bersama barang bukti. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bandar pil koplo bernama Ahmad Yamroni alias Zambrong (31) angkat bicara. Pria asal Dukuh Kadipiro RT 5, Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Sragen itu mencokot nama Suharyanto sebagai orang yang hendak dipasoknya.

Pengakuan itu terungkap saat tersangka diperiksa tim Satres Narkoba Senin (19/7/2021).

“Dari pengakuan tersangka, ratusan butir pil itu akan dijual kepada Suharyono,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, Senin (19/7/2021).

Tersangka juga mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya yang didapat dengan cara membeli secara online dari Jakarta. Ratusan butir itu dibeli seharga Rp.400.000.

Sebelumnya, tersangka diamankan saat hendak bertransaksi dengan pelanggannya. Data yang dihimpun di Mapolres Senin (19/7/2021), penggerebekan dilakukan
Minggu (18/7/2021) pukul 19.00 WIB.

Tersangka digerebek saat sedang bertransaksi di depan toko G mart tepatnya JL R.A Kartini, Dukuh Gumantar, Desa Pelem Gadung, Karangmalang, Sragen.

Kronologi Penggerebekan 

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengungkapkan penggerebekan bermula ketika anggota Sat Narkoba Polres Sragen sekitar pukul 17.00 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di depan toko G mart sering digunakan untuk transaksi obat obatan jenis terlarang.

Baca Juga :  Kades Jenar Sragen Bisa Terancam 4 Jerat Pasal Pidana, Paling Lama Hukumannya 10 Tahun Penjara. Ini Syaratnya..

Berbekal informasi tersebut anggota Opsnal sat narkoba langsung menuju lokasi tersebut dan melakukan pemantauan.

Sekira pukul 19.00 WIB tim mencurigai dua orang laki laki yang sedang duduk di depan toko G mart.

“Melihat gerak-gerik mencurigakan, tim langsung melakukan penangkapan pria yang mengaku bernama Ahmad Yamroni,” paparnya Senin (19/7/2021).

Setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan barang bukti berupa 200 butir obat pil koplo jenis TRIHEXYPENIDYL di saku celana sebelah kiri.

Kemudian dilanjutkan penggeledahan di rumah tersangka ditemukan lagi 180 butir pil jenis yang sama. Tersangka kemudian diamankan ke Mapolres berikut barang bukti satu HP Oppo, 380 butir pil koplo dan sebuah celana panjang yang digunakan untuk menyimpan pol koplo.

Baca Juga :  Menengok Desa Pengkok, Desa dengan Kurban Terbanyak Tiap Tahun di Kabupaten Sragen. Tahun Ini Sembelih 166 Sapi dan 91 Kambing, Sampai Sering Dijuluki Serambi Mekahnya Bumi Sukowati

Kasubag Humas menyampaikan saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres berikut barang bukti.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 196 atau 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. Wardoyo