JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Jadi Kunci Lolos Penyekatan, Permintaan STRP di Karanganyar Meningkat. Begini Cara Mengurusnya di Dinas!

Kasat Lantas AKP Ilham Syafriantoro Sakti saat memimpin operasi pemeriksaan kendaraan di pintu gerbang Exit Tol Pungkruk Sidoharjo Sragen, Jumat (16/7/2021). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyusul pemberlakuan PPKM Darurat, permintaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) meningkat di Karanganyar.

Puluhan lembar STRP diterbitkan atas permintaan pekerja sektor esensial dan kritikal demi bisa lolos penyekatan di jalan maupun jalan tol.

Kabid Hubungan Industrial Disdagnakerkop UKM, Hendro Prayitno mengatakan sejak pihaknya mengumumkan perihal STRP ke semua perusahaan di Karanganyar pada 15 Juli 2021, sudah 27 lembar terpakai hingga 16 Juli 2021.

Baca Juga :  Kolam Renang Intanpari Karanganyar Masih Jadi Idola Selama Liburan Sekolah. Seminggu Sentuh 15.000  Pengunjung

Masa berlaku surat itu sehari saja untuk satu orang dan sekali jalan. Menurutnya pemerintah daerah memfasilitasi penerbitan STRP untuk memudahkan distribusi kebutuhan urgen.

Distribusinya tak boleh terhalang meski dilakukan penyekatan di jalur lalu lintas.

“Di tol memang dilakukan penyekatan. Kemudian terbit SE Kemenhub bahwa pemerintah daerah dipersilakan membuat surat jalan. Nah, itu berupa STRP. Di dalam surat itu dibubuhkan tandatangan pejabat Dinas Perhubungan, Polres dan Disdagnakerkop. Isinya agar petugas penyekatan membolehkan nama yang tertera di NIK agar boleh lewat,” paparnya kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Baca Juga :  Hendak Nikmati Makutoromo Karangpandan, Pegowes Asal Kepatihan Solo Meninggal Terjatuh di Jalan

Hendro mengatakan pengguna STRP perlu meminta surat itu dari Pemda di kota/kabupaten tujuan untuk kebutuhan kembali ke daerah asal.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua