JOGLOSEMARNEWS.COM – Keluak merupakan rempah yang sering digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan seperti rawon, gabus pucung, sop konro, hingga nasi goreng.

Ternyata di balik manfaatnya, keluak mengandung sianida yang sangat tinggi.

Keluak merupakan biji dari buah tanaman picung yang mirip pohon randu.

Peneliti dari Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (Seafast) Center, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Nuri Andarwulan, mengungkapkan bahwa biji dan buah picung atau pangium edule segar pada faktanya memiliki senyawa yang mengandung sianida sangat tinggi yang disebut dengan sianogenik glikosida.

Advertisement
Baca Juga :  Optimalkan Kadar Kolagen Alami dengan 3 Makanan Harian Ini

Senyawa tersebut mudah melepaskan asam sianida pada saat daging buah dan biji terluka. Sehingga sangat bebrbahaya jika mengonsumsinya dalam keadaan segar. Biasanya masyarakat akan menyimpan buah ini hingga busuk dan mengambil bijinya untuk diolah.

Baca Juga :  Sudah Minum Kopi Kok Malah Mengantuk, Mungkin Ini Penyebabnya

“Buah ini memang beracun, mematikan orang kalau dikonsumsi segar karena mengandung sianida. Makanya setelah panen, biasanya buah disimpan. Setelah itu bijinya diambil dan dikumpulkan untuk dicuci bersih lalu direbus,” kata Nuri dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kamis, 22 Juli 2021.

Halaman:   1 2 Semua