JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Pasien Covid-19 di Boyolali Pilih Isoman di Rumah Ketimbang di Lokasi Isolasi Terpusat

Pasien siap dibawa ke lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan (AHD) / Foto: Waskita


BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Para pasien Covid-19 di Kecamatan Boyolali Kota lebih suka menjalani isolasi mandiri di rumah masing- masing.

Sebagian besar dari mereka menolak dipindahkan ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan (AHD) di Kecamatan Ngemplak.

“Hanya 17 orang saja yang mau dibawa ke AHD,” ujar Camat Boyolali Kota, Gatot Murdiyanto, Selasa (13/7/2021).

Dijelaskan, total kasus di wilyah itu tercatat sebanyak 619 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 dirawat di rumah sakit dan 596 orang memilih isoman di rumah sendiri. Para pasien tersebut  tersebar di 236 RT.

“Kami sebenarnya menyiapkan transportasi penjemputan dan pengantaran ke AHD. Namun warga memilih isoman di rumah masing- masing. Banyak Jogotonggo yang juga menyatakan keberatan dan masih sanggup ngopeni isoman di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Lagi, Tim Satpol PP Boyolali  Bubarkan Hajatan

Untuk pemantauan kesehatan isoman dilakukan oleh bidan desa dan Satgas desa kelurahan melalui sistem oncall lewat ponsel.

Satgas PPKM Mikro ditingkat RT cukup solid menjaga para isoman termasuk kebutuhan makan minum dan pantauan kesehatannya.

“Perkembangan kasus terkonfirmasi cukup tinggi karena kesadaran masyarakat untuk testing sangat tinggi, kemudian dilakukan tracing, sebagian kecil menjadi kluster keluarga,” katanya.

Pihaknya mengaku lebih mengedepankan kondisi psikologis pasien.

“Bagiamanapun pasien akan lebih nyaman isolasi mandiri di rumah sendiri dengan diawasi ketat Jogotonggo satgas PPKM Mikro di tingkat Rt masing-masing,” pungkasnya.  Waskita