JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

Produksi Oksigen Samator di Kendal Terhenti Karena Listrik Padam, Begini Langkah Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau produksi oksigen di PT Samator Kendal, Minggu (11/7/2021). Istimewa

KENDAL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Oksigen saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama rumah sakit. Hal itu terkait dengan lonjakan pasien Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia termasuk Jawa Tengah.

Banyak pasien Covid-19 membutuhkan oksigen untuk pemulihan. Saat dibutuhkan ada saja kendala yang muncul. Salah Satunya yang dialami oleh PT Samator di Kendal Jawa Tengah.

Produksi oksigen di tempat tersebut sempat terhenti lantaran aliran listrik padam, pada Sabtu (10/7/2021) siang dan baru menyala kembali sore harinya.

Namun untuk memulai produksi oksigen, mesin di Samator membutuhkan waktu sekitar 10 jam setelah mesin menyala.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung turun tangan menyelesaikan persoalan itu.

Tadi malam Ganjar langsung telpon PLN untuk segera memperbaiki, serta meminta Kapolda Jateng bersama timnya mengawal distribusi oksigen dari Jabar ke Jateng.

Tak hanya berhenti di situ, Ganjar Gowes ke Kendal Minggu (11/7/2021) untuk memastikan produksi sudah berjalan. Ia juga ingin memastikan, kiriman oksigen dari Jabar sudah berdatangan Saat Ganjar datang, pihak Samator menjelaskan, proses produksi belum bisa optimal. Namun untuk kiriman oksigen dari Jabar, sebagian sudah sampai.

“Kemarin produksi terhenti karena listrik mati. Dari PLN sudah bergerak dengan mengalihkan aliran ke pabrik ini. Karena oksigen sekarang masuk sebagai produksi sangat vital, maka solusinya harus cepat. Tapi problemnya tidak berhenti sampai di situ. Setelah listrik menyala, ternyata butuh waktu sekitar 10 jam untuk bisa menghasilkan oksigen,” kata Ganjar.

Baca Juga :  Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19, Ganjar Apresiasi Antusiasme Anak-anak

Akibat kejadian itu, cadangan oksigen di Jateng hilang sekitar 60 ton. Untuk itu, dirinya tadi malam sudah meminta pengiriman pasokan oksigen dari Jabar dipercepat dan meminta Kapolda beserta timnya untuk mengawal.

“Saya kontak-kontakan dengan Pak Kapolda, mereka mengawal dari Cilegon. Pak Menko Marinvest juga telpon saya untuk memastikan. Hari ini saya cek, kiriman dari Cilegon sudah datang satu. Kita pakai dulu, yang lain mungkin sebentar lagi,” ucapnya.

Dari satu tangki oksigen yang sudah datang itu, sebagian sudah dikirim untuk pemenuhan oksigen di Semarang dan Rembang yang sudah dikirim pagi tadi. Sementara satu tangki lagi sedang diisi untuk keperluan pasokan di Boyolali.

“Jadi prosesnya berjalan, sudah dikirim ke daerah. Saya minta ada yang memantau,” jelasnya.

Ganjar menegaskan sudah berkomunikasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik di pabrik oksigen itu aman. Dari kejadian kemarin, Ganjar menyampaikan terima kasih karena PLN langsung turun tangan melakukan perbaikan.

“Saya sudah komunikasi, PLN langsung turun tangan. Bahkan GM-nya langsung datang ke sini. Hari ini ada rapat dengan Direktur PLN terkait hal ini. Harapan saya, ada backup energi untuk menjaga keajegan suplai di sini,” pungkasnya.

Sementara itu, Humas PT Samator Kendal, Ikhsan mengatakan, aliran listrik padam sekitar pukul 12.00 kemarin. Listrik baru menyala sekitar pukul 18.00.

Baca Juga :  Keliling Semarang Usai Salat Idul Adha, Ganjar Temukan Banyak Panitia Kurban dan Warga Abaikan Prokes

“Listrik mati, dampaknya kita mesin mati. Jadi otomatis tidak bisa produksi. Setelah hidup pun, kami butuh waktu untuk warming up sekitar enam sampai delapan jam, baru liquid bisa diproduksi,” ucapnya.

Akibat kejadian kemarin, Ikhsan mengatakan pihaknya kehilangan stok cukup banyak. Kalau perjam bisa memproduksi 2.000 meter kubik lebih oksigen, maka kalau delapan jam tidak berproduksi, cukup besar kehilangan yang terjadi.

“Tapi sudah ada penyelesaiannya. Sudah ada bantuan dari PLN. Kemarin saat mati listrik, ada pengalihan arus dari jalur Jawa-Bali diarahkan ke sini. Selain itu, trafo yang rusak di belakang pabrik juga sudah diperbaiki. Nanti informasinya akan ada lagi penambahan mesin khusus, yang didatangkan dari Jakarta,” ucapnya. Satria