JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Masuk Level 3, Aturan yang Berlaku Tak Jauh Beda dengan Penerapan PPKM Darurat Tahap Pertama

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek. Joglosemarnews.com / Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat resmi diperpanjang hingga 25 Juli mendatang. Untuk Wonogiri aturan yang berlaku tidak jauh berbeda dengan penerapan PPKM Darurat tahap pertama pada 3 sampai 20 Juli lalu.

Menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, Wonogiri masuk kriteria level 3. Hal itu juga dikonfirmasi Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

“Wonogiri masuk di level 3,” kata dia di Ruang Girimanik Komeks Setda Wonogiri Rabu (21/7/2021).

Sejak sebelum PPKM darurat dimulai pada 3 sampai 20 Juli, Wonogiri memang masuk dalam situasi pandemi level 3. Bupati menilai, selama diberlakukannya PPKM darurat situasi di Wonogiri sangat kondusif. Tidak ada peristiwa mencolok yang terjadi akibat PPKM Darurat.

Baca Juga :  Terapkan Filosofi Pager Mangkok Pemkab Wonogiri Bentuk Teamwork Sosial, Diketuai RT Berikan Dukungan Kepada Warga yang Menjalani Isolasi Mandiri atau Isoman

Meski kini PPKM diperpanjang dengan nomenklatur yang berbeda, aturan yang berlaku di Wonogiri dipastikan masih sama dengan apa yang diatur saat PPKM darurat. Aturan tersebut tak akan jauh beda dengan Instruksi Bupati Wonogiri Nomor 1/2021 tentang PPKM di Wonogiri pada Masa Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa Bali. Contohnya tentang penerapan jam malam atau penutupan obyek wisata maupun peniadaan resepsi pernikahan.

“Substansinya tidak ada perubahan, kita implementasikan kebijakan kedaruratan yang dilakukan 3 sampai 20 Juli. Kita perkuat saja karena ini sudah berjalan. Tingkat ketaatan masyarakat sudah oke, kita tinggal mengingatkan. Bertahan lima hari ke depan semua sulit iya, semua terkontraksi pasti tapi ini untuk kepentingan yang lebih besar,” kata Bupati.

Jekek juga menekankan petugas di lapangan melakukan pemahaman kepada masyarakat dengan mengedepankan perasaan. Sehingga nurani masyarakat juga bisa terbentuk untuk bisa mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Corona. Aris