JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Selama Penerapan PPKM, Lebih dari 800 Tempat Usaha di DIY Ditutup Paksa

Kepala Satpol-PP DIY Noviar Rahmad / tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selama pemberlakuan PPKM Darurat dan berlevel, sudah lebih dari 800 tempat usaha di Provinsi DIY yang ditutup paksa oleh petugas Satpol PP.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad. Ia menjelaskan, data tersebut diperoleh sejak awal penerapan PPKM Darurat, yakni pada 3 Juli 2021 lalu.

Noviar mengatakan, penutupan itu terpaksa dilakukan lantaran mereka dianggap melanggar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan berlevel.

Baca Juga :  Gunungkidul Banjir, 2 Pelajar Hanyut Saat Hendak Melintasi Jembatan Sungai Branjang yang Meluap, Mereka Berhasil Diselamatkan

Terhitung sampai dengan pertengahan bulan Agustus ini, petugas Satpol PP tercatat telah menutup sekitar 824 tempat usaha dan melakukan pembubaran kerumunan sebanyak 1.263 kali.

“45 tempat usaha dilakukan penyegelan karena melanggar beberapa kali,” ucapnya, Minggu (22/8/2021).

Mayoritas pelanggar adalah tempat usaha warung makan, restoran, kafe, maupun usaha sektor non esensial lainnya.

Baca Juga :  Curi 2 Motor di Bekas Rumah Indekostnya, Komplotan Ini Dibekuk Polisi

Petugas juga sempat membubarkan kegiatan sosial seperti hajatan serta kerumunan di tempat-tempat hiburan.

Noviar melanjtukan, kendati pemerintah telah memberlakukan pelonggaran, pihaknya tetap melaksanakan pengawasan disertai penindakan untuk menegakkan aturan PPKM level 4 di DIY.

Pihaknya pun terus melakukan patroli dan penegakan dengan masif, terutama di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com