JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Waspada, Ada Komplotan Begal Sadis di Sragen Gunakan Modus Pura-Pura Ajak Kenalan dan Minta Diantar. Kapolres: Hati-Hati Kenalan Baru!

Dua tersangka begal sadis asal Sambirejo dan Sragen Kota saat dibekuk di Polres Sragen, Selasa (24/8/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat diminta waspada dengan modus kejahatan dengan kekerasan. Pasalnya Polres Sragen barusaja membekuk dua komplotan pemuda begal sadis, Selasa (24/8/2021).

Komplotan begal asal Sambirejo dan Sragen Kota itu beraksi dengan berpura-pura berkenalan dan minta diantar. Namun mereka kemudian memeras korbannya untuk menyerahkan semua barang berharga.

Tak hanya itu, pelaku juga tega menusuk korban dengan gunting hingga mengancam akan menembak korban.

“Kami imbau warga waspada dan hati-hari jika ada kenalan baru atau orang yang belum dikenal,” papar Kapolres AKBP Yuswanto Ardi, saat memimpin konferensi pers di Mapolres, Selasa (24/8/2021).

Advertisement
Baca Juga :  Namanya Disebut-Sebut di Kasus Dugaan Pungli PTSL Kecik, Sekda Sragen Mencak-Mencak. "Saya Nggak Pernah Bicara Soal Nominal Yo!"

Kedua pemuda bengal itu diketahui bernama Dimas Bayu Kuncoro (18) asal Dukuh Sidoharjo RT 08, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen dan Prasetyo Tri Wibowo alias Pasio (21) warga Jl. Aipda KS Tubun 56 RT 2/20, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Keduanya berkomplot memeras mahasiswa bernama Muhammad Nur Sidix (20) asal Dukuh Tengklik RT 12/12, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kasus itu terungkap ketika digelar konferensi pers di Mapolres Sragen, Selasa (24/8/2021). Kapolres mengatakan aksi pemerasan sadis itu terjadi pada 14 Juli 2021 sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga :  Innalillahi, Pelajar SMP yang Tertimpa Pohon Talok Saat Naik Motor di Ngrampal Sragen Akhirnya Meninggal Dunia. Langsung Dimakamkan Malam Hari

Kronologi Pembegalan

Kronologinya bermula ketika kedua tersangka mencari mangsa dengan menyambangi Waduk Kembangan di Mojorejo, Karangmalang, Sragen.

Keduanya berboncengan dengan sepeda motor Honda Vario bersama satu rekannya, Sadam. Sesampai di waduk, mereka bertemu dengan korban yang malam itu bersama tiga rekannya.

“Awal mulanya korban ini berkenalan dengan dua orang tersangka. Mereka berdua sudah berniat mencari korban dan keliling di Waduk Kembangan. Kemudian langsung mengajak korban diantar ke Gedung SMS di Sragen,” papar Kapolres di hadapan awak media.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua