JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penasaran, Ini Daftar Lengkap 18 Pengacara Sragen yang Melaporkan Bupati ke Polres. Ada Nama Soimah Juga

Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Sragen, Amriza Khoirul Fachri didampingi advokat anggota PBH Sragen saat memberikan pernyataan kepada media usai melapor ke Polres, Kamis (15/9/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 18 advokat di Sragen yang tergabung dalam Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Sragen menggeruduk Polres setempat, Kamis (16/9/2021).

Kedatangan mereka untuk melaporkan salah satu Ketua RT di Desa Bener, Kades Bener, pimpinan PT Glory Industrial dan Bupati Sragen terkait penutupan akses jalan warga untuk kepentingan pembangunan PT Glory di desa tersebut.

Belasan advokat itu melapor setelah mendapat surat kuasa dari sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) di dua RT yakni RT 26 dan 27 di sekitar pabrik, yang terdampak oleh penutupan jalan.

Mereka melapor bersama beberapa perwakilan warga. Setiba di Polres, mereka langsung diterima di ruangan Kasat Reskrim.

Advertisement
Baca Juga :  Tagih Hutang Rp 50.000, Buruh di Sragen Malah Dihukum 6 Bulan Penjara. Kok Bisa?

Ketua PBH Peradi Sragen, Amriza Khoirul Fachri mengatakan kedatangannya bersama 17 advokat ke Polres itu untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan sejumlah pihak terkait penutupan jalan desa antara RT 26 dan 27 Benersari, oleh pihak pabrik PT Glory.

Ia menyebut ada 4 pihak yang dilaporkan. Masing-masing Ketua RT, Kades Bener, pimpinan pabrik dan Bupati Sragen.

Keempat pihak itu diduga turut andil terhadap penutupan jalan sepanjang 150-200 meter untuk kepentingan pabrik tanpa melalui prosedur yang benar.

“Kedatangan kami ke Polres ini berkaitan dengan pengaduan warga di Desa Bener yang keberatan dengan penutupan jalan untuk pabrik itu. Yang kami laporkan, pimpinan PT Glory sebagai pemohon penutupan jalan, kedua Bupati setempat sebagai yang menerima permohonan tersebut, ketiga Kades selaku pelaksana teknis di lapangan beserta Ketua RT 27,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , seusai laporan.

Baca Juga :  Ngeri, Ditemukan 3 Lubang Mengucur Darah di Kepala Dwi Riyanto Sebelum Akhirnya Tewas. Diduga Tertancap Dahan Talok

Amriza menyampaikan ada 18 Pengacara di bawah bendera PBH Peradi Sragen yang ikut dalam pelaporan itu.

Semua advokat itu juga membubuhkan tanda tangan kuasa dari warga. Kedelapan belas advokat itu masing-masing Amriza Khoirul Fachri selaku Ketua PBH Peradi Sragen, lalu Ketua Peradi Sragen Shoimatun atau yang akrab disapa Soimah dan 16 anggota PBH lainnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua