JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Resmi Tersangka, Sopir Bus Sugeng Rahayu yang Ugal-Ugalan di Sragen Terancam 4 Tahun Penjara. Kanit Sebut 2 Pelanggaran Fatal!

Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sopir Bus Sugeng Rahayu W 7063 UZ yang terlibat kecelakaan menggasak mobil pikap di perempatan Pos Lantas Sragen Kota, Sragen, Minggu (22/7/2021) pagi, akhirnya resmi ditetapkan tersangka.

Pengemudi bernama R Setyawan (37) asal Selomerto, Wonosobo itu terancam 4 tahun penjara akibat ulah ugal-ugalannya yang ngeblong 3 barikade penyekatan dan bangjo di Pos Lantas.

Akibat kelakuannya itu, bus menggasak mobil pikap hingga ringsek dan tiga orang mengalami luka. Penetapan tersangka disampaikan Kasatlantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro Sakti melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto, Jumat (3/9/2021).

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia menyampaikan pengemudi Sugeng Rahayu memang sudah ditetapkan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.

Advertisement
Baca Juga :  Kepala Bank Indonesia Solo Ungkap Cara Bedakan Uang Asli dan Palsu. Sebut Pembayaran Digital Bisa Cegah Uang Palsu

“Pengemudi kita tetapkan tersangka. Kita jerat dengan pasal 311 ayat 3 UU LLAJ. Pelanggarannya akibat kelalaiannya mengakibatkan orang lain luka ringan. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara,” paparnya.

Ipda Irwan menguraikan ada poin pelanggaran fatal yang memberatkan pengemudi. Pertama ulah nekatnya menerobos tiga barikade penyekatan di jalan Raya Sukowati.

Padahal barikade dipasang sebagai pemberitahuan bahwa di lokasi tersebut ada pemberlakuan PPKM dan saat kejadian jalur memang masih ditutup 24 jam.

“Poin kedua yang sangat fatal sekali adalah melambung di jalur sebelah kanan, mengambil jalur lawan sehingga akhirnya menerobos lampu merah di simpang empat pasar kota. Akhirnya kendaraan dari arah selatan yang mau menyebrang ke utara berpapasan di tengah akhirnya terjadi kecelakaan,” terang Ipda Irwan.

Baca Juga :  Subhanallah, Pasutri Penjual Soto Korban Tewas Tertabrak KA di Jetak Sragen Ternyata Pulang Petang untuk Hadiri Pengajian

Setelah berstatus tersangka, pengemudi bus ditahan dan diamankan di Polres Sragen. Penahanan dilakukan sambil menunggu perkembangan proses pemberkasan oleh penyidik serta petunjuk pimpinan.

Sebelumnya dari pengakuan pengemudi Bus Sugeng Rahayu, aksi ugal-ugalan itu dilakukannya dalam kondisi sepenuhnya sadar.

Pihak kru bus sebenarnya juga sudah mengingatkan ke sopir. Akan tetapi imbauan itu ternyata tak digubris dan sopir masih nekat menabrak barikade dan ngeblong bangjo.

“Waktu diingatkan kru jangan ngeblong, sopir malah sempat mengatakan oh nggak papa,” imbuh Irwan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua