JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Awas, Hati-hati dengan 53 Obat Tradisional Ini. BPOM Temukan Kadungan Bahan Kimia Berbahaya

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Reri Indriani yang mewakili Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito saat memberikan keterangan pers terkait Public Warning Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika pada Hari Rabu (13/10/2021) / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat perlu waspada dengan 53 jenis obat tradisional di bawah ini.

Pasalnya, menurut hasil penelitian oleh Badan POM (BPOM), menemukan 53 produk obat tradisional, 1 suplemen kesehatan, dan 18 item kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal tersebut didasari dari hasil sampling dan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Reri Indriani mengatakan, dari pengawasan selama masa pandemi ini BPOM menemukan kecenderungan baru temuan BKO pada produk obat tradisional berupa Efedrin dan Pseudoefedrin.

Advertisement
Baca Juga :  Faisal Basri Minta Pemerintah Hentikan Beberapa Proyek Ini, Untuk Dialihkan ke Jaminan Sosial

Obat tradisional yang mengandung Efedrin dan Pseudoefedrin berisiko dapat menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu pusing, sakit kepala, mual, gugup, tremor, kehilangan nafsu makan, iritasi lambung, reaksi alergi (ruam, gatal), kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan (mulut, bibir dan wajah), atau kesulitan buang air kecil.

“Modus penambahan BKO berupa Efedrin dan Pseudoefedrin ini dapat digunakan secara tidak tepat dalam penyembuhan Covid-19,” jelas Reri saat memberikan keterangan pers virtual pada Hari Rabu (13/10/2021).

Baca Juga :  2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Pulih dari Pandemi Indonesia Tumbuh Lagi Menuju Indonesia Maju 

Dijelaskan, Efedrin dan Pseudoefedrin selain berupa senyawa sintetis, juga terdapat secara alami pada tanaman, yaitu merupakan bahan aktif dari tanaman Ephedra sinica atau Ma Huang, yang lazim ditemukan pada Traditional Chinese Medicine (TCM), termasuk Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Tanpa Izin Edar.

Penggunaan Ephedra sinica pada obat tradisional digunakan secara tidak tepat dalam pencegahan dan penyembuhan Covid-19.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua