JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Cegah Melonjaknya Kasus Covid-19,  Pemerintah Hapus Curi Bersama Libur Natal dan Tahun Baru

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski kondisi sudah membaik dan angka kasus Covid-19 sudah menurun, namun pemerintah tak mau ambil risiko terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan kasus serupa.

Untuk itulah, pemerintah menghapus cuti bersama pada Natal dan tahun baru 2021 mendatang.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Rahmad Handoyo menyambut baik rencana pemerintah meniadakan cuti bersama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Handoyo, langkah yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk pertahanan negara serta perlindungan terhadap rakyat dalam menghadapi ancaman gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Penurunan Level PPKM Dorong Naiknya Permintaan Domestik

“Sangat sependapat sekali, keputusan pemerintah terhadap penghapusan cuti bersama selama libur Natal dan tahun baru. Ini bentuk pentahanan negara, bentuk antisipasi negara, bentuk perlindungan rakyat terhadap ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang ada di Indonesia,” kata Handoyo saat dihubungi Tribunnews, Rabu (27/10/2021).

Handoyo menambahkan, memang ancaman terhadap gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia telah disampaikan WHO, para Epidemolog, dan akademisi.

Terutama di saat libur akhir tahun dan awal tahun ini.

Baca Juga :  Jokowi Ingatkan, Vaksinasi Covid-19 Masih Jauh dari Target!

Sehingga, kata Handoyo, tentu bukan tanpa dasar peringatan tersebut.

Peringatan itu direspons pemerintah dengan sangat baik, tepat, dan sangat bijak melalui penghapusan yang disampaikan Menko PMK baru-baru ini.

“Jadi saya kira sangat setuju, sependapat dan sangat tepat sekali dalam rangka kita melindungi rakyat dari ancaman gelombang ketiga,” ucapnya.

Ia juga menyadari memang Indonesia saat ini mendapat apresiasi dari banyak negara termasuk WHO dalam rangka pengendalian Covid-19.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua