JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Disentil Pembangkang Fraksi, Bayu Balik Serang: Tidak Pantas, Kami Bukan Pimpinan Fraksi PDIP!

Pujono Elly Bayu Effendi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Insiden penolakan tandatangan APBD-P 2021oleh 3 Wakil Ketua DPRD Sragen, Rabu (29/9/2021) berbuntut panjang.

Tak terima disentil pembangkang fraksi oleh anggota Fraksi PDIP, Sugiyamto, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar, Pujono Elli Bayu Effendi pun angkat bicara.

Ia balik menyesalkan pernyataan Sugiyamto yang dinilainya tidak pas mengomentari fraksi lain dengan menyebut pembangkang.

“Menurut saya, pernyataan saudara Sugiyamto itu tidak pantas dan tidak pas. Dia kan dari fraksi PDIP dan kami bukan pimpinan fraksi PDIP. Kenapa mengomentari kami sebagai pembangkang fraksi. Sikap fraksi kami jelas, tidak mempermasalahkan esensi APBD-P. Cuma kami tidak akan tandatangan sebelum bupati tandatangan. Ini sikap kami, hak politik kami. Jadi nggak pantas menyebut fraksi lain membangkang,” papar Bayu, Jumat (1/10/2021).

Bayu yang juga Ketua DPD Golkar Sragen itu kembali menegaskan bahwa sikapnya tidak menandatangani APBD-B, bukan karena menolak esensi APBD-P.

Baca Juga :  Tak Ada Lagi Penolakan, 6 Fraksi DPRD Sragen Akhirnya Kompak Setujui Hutang Rp 160 M ke Bank Jateng. RAPBD 2022 Digedok Secara Mulus

Secara esensi, fraksinya menyetujui. Hanya saja, ia memang memutuskan tidak membubuhkan tandatangan karena bupati tidak hadir dan belum bertandatangan.

Hal itu ia lakukan karena ia memandang tidak semestinya bupati sebagai pimpinan eksekutif dan pengguna anggaran, mangkir dalam paripurna akhir APBD.

Terlebih, sejak awal hingga penyelesaian APBD-P, seingatnya bupati hanya sekali hadir di saat awal penyampaian draft saja. Selebihnya tidak pernah hadir.

“Ini sikap politik kami karena bupati tidak pernah hadir, termasuk saat penandatanganan APBD-P. Kami ini kan membawa hak politik kami, kalau pun kami menolak tandatangan itu ada dasarnya. Meskipun eksekutif menyampaikan tanpa tandatangan 3 Wakil tetap sah, iya memang sah. Tapi ini akan menjadi catatan kami juga. Pimpinan daerah tidak pernah hadir dalam pembahasan maupun akhir penyelesaian APBD,” tandasnya.

Baca Juga :  PPKM Level 2 Beri Angin Segar Bus Trans Jateng Jurusan Solo-Sragen. Jokowi Sebut Tren Penumpang Terus Meningkat

Pernyataan Bayu dilontarkan menanggapi statemen anggota Fraksi PDIP sekaligus mantan Ketua DPRD Sragen, Sugiyamto. Ia mengecam aksi penolakan tandatangan yang dilakukan ketiga wakil ketua dari Golkar, PKB dan PKS itu.

Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa mereka mengingkari sikap politik dari fraksi mereka sendiri.

Sebab dalam pendapat akhir fraksi yang dibacakan di paripurna hari ini, semua fraksi menerima dan menyetujui APBD-P 2021.

“Kalau kemudian mereka menolak tandatangan, ya berarti tiga orang pimpinan itu mengingkari partainya sendiri. Mereka malah seperti pembangkang fraksinya karena dalam pandangan umum pendapat akhir mereka semua fraksi menerima APBD Perubahan ini,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (29/9/2021).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua