JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Keluarga Pasutri Korban Tewas Tertabrak KA di Sidoharjo Sragen Bakal Gugat PT KAI Sebesar-Besarnya. Uangnya untuk Buatkan Perlintasan!

Kondisi mobil pasutri penjual soto asal Jurangjero Karangmalang ringsek usai disambar dan tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Bedowo, Jetak, Sidoharjo, Sragen, Senin (11/10/2021) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepergian suami istri penjual soto asal Dayu, Hadi Mulyono (60) dan Sukinem (58) yang tewas dalam kecelakaan maut tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, menyisakan cerita memilukan.

Kepergian tragis suami istri dalam waktu bersamaan itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Tidak hanya itu, banyaknya korban jiwa akibat tertabrak kereta di perlintasan Bedowo juga menjadi keprihatinan keluarga almarhum.

Karenanya, anak almarhum berencana mengajukan gugatan ke PT KAI atas kematian kedua orangtua mereka.

Advertisement
Baca Juga :  Kebakaran di Klandungan Sragen, Rumah Bapak Anak Dilalap Kobaran Api. Warga Berhamburan Bantu Pemadaman

Jika menang, uang itu akan digunakan untuk membangun palang perlintasan tanpa pintu di Bedowo.

Hal itu disampaikan putra sulung almarhum, Hari Widiantoro saat ditemui wartawan di rumah duka, Selasa (12/10/2021). Ia mengaku sangat berduka atas kepergian kedua orangtuanya.

Ia sama sekali tak menyangka keduanya bakal mengalami insiden tragis di perlintasan kereta api tanpa palang.

Karenanya, pihak keluarga berencana mengajukan gugatan ke PT KAI. Jika gugatan berhasil, maka uangnya akan digunakan untuk membuatkan palang pintu kereta api di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Diduga Sering Selingkuh, Puluhan Warga Tanon Sragen Demo Tuntut Oknum Perangkat Desa Dilengser!

“Pihak keluarga akan mengajukan gugatan kepada pihak kereta api, kita akan menuntut sebesar-besarnya. Nanti dapat berapa akan kita hibahkan untuk membuat palang kereta api. Karena lokasi perlintasan itu sangat berbahaya dan tidak ada palang pintunya,” papar Hari kepada wartawan.

Hari menguraikan pihaknya juga berharap PT KAI segera memasang palang pintu perlintasan kereta api di Bedowo.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua