JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terjunkan Tim Khusus Usut Kasus Desa Kecik, Inspektorat Sebut Bisa Dimungkinkan ke Arah Pidana!

Ilustrasi sertifikat dan pemerasan dengan uang. Foto/istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Inspektorat Kabupaten Sragen langsung turun tangan dengan menerjunkan tim khusus untuk mengusut kasus dugaan pungutan liar (pungli) program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Kecik, Kecamatan Tanon.

Tak hanya sekadar sanksi administratif, Inspektorat bahkan menyebut jika memang terbukti ada unsur pemaksaan dan untuk kepentingan pribadi, kasus tarikan PTSL di Kecik bisa berpotensi mengarah ke pidana.

Baca Juga :  Sertifikat 3 Peserta Dicoret, Pemenang Seleksi Perangkat Desa di Padas Tanon Akhirnya Berubah. Mursyid Naik, Pemenang Awal Terjungkal

“Kita lihat dulu apakah sudah ada rapat, sudah ada SK-nya dan musyawarahnya seperti apa. Kita harus buktikan dulu apakah ada pungutan liar nggak. Kalau ada, ketentuannya, sifatnya pemaksaan dan kepentingan pribadi ya dimungkinkan juga ke arah pidana,” papar Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sragen, Badrus Samsu Darusi kepada wartawan di Sragen, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga :  Dilengkapi Pasar Budaya, Kampung Seni Rodat Resmi Dirintis di Desa Bukuran Kalijambe. Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Penopang Sangiran

Namun sebelum sampai ke tahap itu, tim akan dikerahkan terlebih dahulu menggali bahan dan keterangan sedetail-detailnya.

Badrus menyampaikan untuk mengusut kasus Kecik, pihaknya sudah membentuk tim khusus. Tim dengan materi 3 personel itu sudah bergerak dengan beberapa metode untuk melakukan proses puldata pulbaket.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua