JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Perampokan Berdarah Gudang Rokok di Solo, Keluarga Korban Tuntut Pelaku Dihukum Mati, Ini Alasannya

Korban perampokan sedang disemayamkan di rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Keluarga Suripto (32), satpam gudang rokok di Joyontakan, Serengan, Solo, yang menjadi korban tewas dalam kasus perampokan meminta pelaku dihukum berat.

Ditemui awak media di Mapolresta Solo, Senin (22/11/2021), kakak korban, Muhammad Ayub melihat kasus perampokan disertai pembunuhan itu berlangsung secara keji.

Baca Juga :  Gibran Siapkan Sanksi Tegas untuk ASN yang Nekat Bepergian Saat Libur Nataru

Polisi sendiri RS alias S (21) telah diciduk di rumahnya Kampung Tekil, Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Jumat (19/11/2021) pagi. Ironisnya, pelaku merupakan mantan rekan kerja korban.

“Saya berharap dihukum berat. Namun mengingat kekejiannya tega menghabisi rekan kerjanya saya ingin dihukum mati. Nyawa harus dibayar nyawa,” ungkap Ayup di Mapolresta Solo, Senin (22/11/2021).

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat, 3 Desember 2021: Magelang Hujan Lebat, Semarang Hujan Sedang dan Solo Raya Hujan Ringan

Selain itu Ayub juga mengungkapkan, bahwa selama ini korban dikenal keluarga maupun tetangga orang yang baik, dan terbuka.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua