JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Pirografi Lukis Solder Asal Wonogiri, Pelukisnya Multitalenta Bisa Gitar Piawai Jualan Roti Bakar

Lukis solder
Prihanto menunjukkan cara melukis menggunakan solder. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Di Kota Mete Wonogiri tidak banyak seniman yang menggeluti pirografi. Secara singkat pirografi adalah sebuah seni dekorasi dengan media kayu, triplek dan sebagainya.

Dalam seni itu, sebuah gambar dibikin dari hasil pembakaran. Bisa dibilang pirografi adalah lukis bakar.

Nah, di Wonogiri pelukis pirografi menggunakan alat sederhana dari solder. Ya benar-benar solder, alat elektrik pemanas yang biasa digunakan untuk menyambungkan elemen listrik. Makanya dia juga dikenal dengan sebutan si lukis solder.

Sang pelukis ini adalah Prihanto (40). Dia merupakan warga Dusun Bulusari RT 1 RW 3 Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri. Pria itu belajar melukis menggunakan solder lewat tayangan Youtube yang dilihatnya.

Dia sebenarnya hanya seorang pehobi lukis. Pekerjaan utamanya adalah gitaris campursari keliling.

Namun ketika pageblug alias pandemi COVID-19 menghantam dan resepsi pernikahan dengan hiburan dilarang, dia lebih memiliki banyak waktu untuk belajar pirografi. Sekaligus menantang dirinya sendiri untuk bisa berkembang, tak sekedar melukis di kanvas.

“Hobi sejak kecil suka nggambar. Terus belajar pirografi ini. Coba-coba saya tawarkan di medsos ternyata banyak yang minat,” kata dia, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga :  Supaya Lancar Ibadah, ini 5 Persiapan Menyambut Puasa Ramadhan 2024

Prihanto ternyata juga berjualan roti bakar di sekitar Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri. Dia lihai membagi waktu antara melukis dan berdagang.

Prihanto memilih triplek sebagai media pirografi. Sebenarnya, bisa saja dia menggunakan kayu. Namun, biaya pembelian kayu lebih mahal dibandingkan triplek. Selain itu, lebih banyak penggemar lukisan pirografi yang tercetak di triplek.

Alat yang digunakannya untuk membuat lukisan pirografi sangat sederhana. Dia hanya menggunakan sebuah solder yang ujungnya dimodifikasi sendiri. Ujung solder yang digunakan untuk melukis dibikin gepeng dengan cara dipukuli memakai martil.

Lukisan pirografi dibuat by request alias sesuai pesanan. Tak jarang, dia hanya diberi foto bagian wajah pemesan dan diminta untuk berkreasi dengan wajah itu. Contohnya, pemesan meminta agar dibuatkan lukisan dengan gaya menaiki sapi sekaligus membawa biola.

Untuk membuat lukisan pirografi, terlebih dahulu Prihanto membuat sketsa di triplek dengan menggunakan pensil. Setelah itu, sketsa dibakar dengan menggunakan ujung solder. Dalam pirografi, jika gambar yang sudah disolder bakal terus membekas. Jadi, ketika membuat kesalahan harus dilakukan penggantian media gambar alias memulai dari nol lagi.

Baca Juga :  Innalillahi, Anggota KPPS Kedungombo Baturetno Wonogiri Meninggal

“Dulu pernah (membuat kesalahan saat melukis), ‘kan yang pesan jadi gelo (kecewa). Tapi sekarang untungnya sudah enggak. Sudah hafal tekniknya” beber Prihanto.

Pundi-pundi cuan pun berhasil didatangkan dari lukisan pirografinya. Untuk lukisan di triplek dengan ukuran 16 r (40 x 50 sentimeter), dibanderol dengan harga Rp 150 ribu. Dibutuhkan waktu dua hari untuk pengerjaan lukisan tersebut.

Kalau untuk ukuran yang lebih besar terus terang dia bingung mematok harga berapa. Terlebih ini sebatas hobi, harga fixnya belum diatur. Sebagai gambaran ada yang Rp300 ribu sampai Rp400 ribu untuk ukuran 120 x 155 sentimeter.

Sudah ada ratusan lukisan pirografi yang digarapnya. Pernah dia mengajak rekannya untuk membuat lukisan pirografi, namun hasilnya kurang memuaskan sebab belum mahir dalam arsirannya. Pesanan yang menumpuk pun digarap sendiri, tak bisa dikebut agar hasilnya tetap maksimal.

Beberapa pemesan meminta agar lukisan diberi warna, Prihanto pun menyanggupinya dengan memberikan pigmen seperti yang digunakan di kain sablon. Pesanan itu datang dari berbagai daerah. Bahkan ada pesanan dari Surabaya. Aris

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com