JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ditakut-takuti Injak Darah Perempuan yang Meninggal, Harjati Malah Masuk Perangkap Komplotan Gendam. Harta Rp 500 juta Habis Dalam Sekejap

Penangkapan komplotan penipuan gendam di Polda Semarang. Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Polda Jateng berhasil meringkus komplotan penipuan gendam di empat provinsi yaitu Medan, Surabaya, Bandung dan Semarang.

Enam pelaku dibekuk setelah meraup uang dari para korbannya senilai hampir Rp 3 miliar. Pelaku menakut-nakuti korban bakal celaka karena telah menginjak darah perempuan.

Hal itu terungkap saat digelar konferensi pers yang dihadiri oleh Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro didampingi Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy dan Pejabat Utama Ditreskrimum Polda Jateng.

Baca Juga :  Fakta Baru, Rekaman CCTV Hotel Bongkar Kelakuan Wanita asal Boyolali yang Ngaku Diperkosa Polisi dan Dilecehkan Kasat. Ternyata Oh Ternyata

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menjelaskan bahwa kasus ini sangat menarik dan menjadi perhatian publik.

Pada kasus penipuan dengan Gendam ini seorang Polwan turut memimpin penangkapan para tersangka.

Dirkrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan Kasus Penipuan Gendam bermula tanggal 2 November 2021 sekira pukul 07.00 WIB di Pasar Gang Baru, Kota Semarang.

Tersangka berinisial AT yang dengan modus awal menanyakan obat herbal kepada korban HARJATI. Tersangka AT kemudian mengarahkan korban untuk mengantarkan membeli obat herbal tersebut.

Baca Juga :  Razia Knalpot Brong, 7.405 Motor di Jawa Tengah Dikukut Polisi. Tertinggi di Semarang dan Solo, Sragen Tak Masuk 4 Besar

“Ini telah direncanakan sebelumnya,” ungkap Djuhandhani.

Kemudian di tengah jalan sekitaran Jalan Wotgandul bertemu dengan pelaku lainnya TDF yang mengaku sebagai cucu tabib.

Kepada korban mengaku bisa membantu mengatasi masalah korban. TDF mengatakan bahwa korban telah menginjak darah milik perempuan yang telah meninggal karena kecelakaan sehingga membuat korban percaya dan ketakutan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua