JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Novia, Korban Kebejatan Oknum Polisi, Sempat Curhat Kepiluannya Sebelum Bunuh Diri di Samping Makam Ayahnya

Setelah melampirkan tangkapan layar pesan terakhirnya, Novia kembali mengungkapkan alasan tak jadi bunuh diri saat itu.

“Saya berniat pergi dari rumah dengan menggenggam 2 sianida yg rencana akan saya minum dengan minuman varian red velvet kesukaan saya. Saya akan meminumnya di daerah Paralayang. Jika saya mati, saya akan dikira kecelakaan. Sebelum meminumnya saya ingin mengirim ini untuk mama,” ungkapnya mengawali keterangan.

“Tapi hari ini saya melihat mama saya memasak rawon sendirian sebab pembantu saya sakit. Dia memasak sambil menangis mungkin merindukan papa, jg meratapi kondisiku yg seperti seonggok daging tanpa jiwa. Setelah itu mama saya datang ke kamar menyuapi saya makan.

Dan menawari saya apakah saya ingin jalan jalan dan membeli sesuatu? Saya hanya diam saja. Tapi hati saya sangat sakit. Sakit dengan kondisi saya dan sakit melihat mama saya,” ujar Novia.

Baca Juga :  Mirip Drama Ferdy Sambo, Pantat Tak Sengaja Tersentuh, Istri Kasat Lantas Madiun Kota Mencak-Mencak: Saya Jaga Marwah dan Kehormatan Suami Saya!

Hati Novia semakin hancur berkeping-keping di saat pihak keluarga besar terutama sang paman justru semakin menyudutkannya. Bahkan, Novia mendapat hujatan dan ancaman pembunuhan dari mereka.

“SAMPAI KALIAN JUGA SIBUK INGIN BERTEMU AKU, INGIN MEMBUNUHKU MENGHABISIKU. WANITA 23 TAHUN, YG SUDAH TIDAK PUNYA BAPAK, YG SEDANG DIANIAYA ORANG LAIN, YG HAKNYA DIAMBIL ORANG LAIN, YANG SEDANG LEMAH. APAKAH PANTAS KALIAN DISEBUT WALI?,” sindir Novia pada unggahannya, 23 November 2021.

Selama ini, sosok ibundalah yang menguatkan dirinya. Sang ibu selalu memberikan motivasi agar Novi terus berjuang dan bertahan.

Baca Juga :  Teganya! Pemuda Ini Nekat Nyolong Mobil Temannya Sendiri dan Dijualnya Rp 18 Juta

“Setiap hari, setiap mama berangkat kerja, setiap mama memandangku, setiap jam setiap waktu. Beliau selalu memohon kepada saya untuk tetap hidup. Bersimpuh, menangis, menciumi saya. “hidup ya, temani mama” dia berkata sambil memegangi tangan saya. Dia hanya membutuhkan saya hidup saja. Tidak ada tuntutan lain,” tulisnya.

Namun nahas, Novia tak sanggup lagi menahan tekanan dan beban yang terus menghujamnya. Perempuan berusia 23 tahun itu akhirnya benar-benar mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun pada Kamis (2/12/2021) tepat di samping makam ayahnya.  Linda Andini Trisnawati 

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com