JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pengisian Perangkat Desa Gabus Sragen Diterpa Isu Panas. Santer Beredar Calon-calon Pingitan hingga Tarif Rp 500 Juta, Anak Pak Kades Tak Luput Jadi Perbincangan

Ilustrasi perangkat desa saat mengerjakan ujian tertulis CAT untuk pengisian Perdes. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Proses penjaringan penyaringan perangkat desa di Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen, diterpa itu tak sedap.

Meski baru saja usai tahap pendaftaran, masyarakat setempat sudah heboh dengan kabar nama-nama calon yang akan diamankan atau dijadikan.

Kabar makin memanas lantaran calon-calon pingitan itu dikaitkan dengan nama Kades dengan tarif antara Rp 300 sampai Rp 500 juta.

Majunya anak Kades ikut melamar juga tak luput dari sorotan karena disebut-sebut masuk daftar prioritas yang akan diloloskan.

Rumor tersebut beredar melalui pesan berantai di WhatsApp (WA) dalam sepekan terakhir. Bahkan pesan itu juga sudah sampai di Inspektorat Kabupaten Sragen.

“Iya kemarin saya juga dapat pesan WA. Isinya rumor warga bawaan Pak Lurah anaknya sendiri yang akan diloloskan karena sudah 3 periode dan tidak menjabat lagi dan mau menjadikan bayan dan kaur selain anaknya dgn rumor warga narik 300 JT untuk kaur 500 JT untuk kebayan. Memang suara di masyarakat santer banget ada indikasi-indikasi main uang untuk bisa diloloskan,” ujar SN, salah satu warga di Desa Gabus, kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga :  Kaget Lihat Pesona New Kemukus di Malam Hari, Pimpinan Ponpes Magelang Gus Sholeh Sampai Bilang Masya Allah!

Selain pesan itu, kabar yang saat ini santer beredar bahwa beberapa calon pingitan sudah mulai mengumbar suara.

Mereka berkoar sudah menyetor uang sama tangan kanan Pak Kades dan yakin pasti akan lolos.

Beredarnya kabar dan rumor tersebut kini menjadi bola liar yang memicu keresahan di kalangan warga maupun peserta.

Baca Juga :  Taufik Hidayat, Hariyanto Arbi Hingga Joko Supriyanto Tampil di GOR Billy Beras Sragen. Ramaikan Perang Bintang Legend

Dikonfirmasi, Kades Gabus, Sumarwanto mengatakan untuk pengisian Perdes kali ini, ada empat formasi yang dibuka. Meliputi kebayanan 1, kebayanan 2, kaur perencanaan dan kaur keuangan.

Total ada 44 pelamar yang mendaftar dengan rincian kebayanan 1 sebanyak 11 pendaftar, kebayanan 2 ada 7 pendaftar, 19 pendaftar di formasi kaur perencanaan dan 7 pendaftar di kaur keuangan.

Menurutnya saat ini tahapan sedang menunggu penandatanganan MoU dengan LPPM yang akan digandeng menyelenggarakan ujian tertulis atau CAT.

Perihal isu yang santer beredar soal indikasi calon-calon tertentu yang akan diloloskan atau dijadikan, Kades menampik.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua