JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Terdeteksi di 45 Negara, Pemerintah Monitor Perkembangan Varian Omicron

Airlangga Hartarto (tengah) / Istimewa

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Meskipun saat ini tren kasus positif Covid-19 terus mengalami penurunan, namun pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal itu, menurut Menteri Koordiator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dialakukan sebagai upaya untuk engendalikan pandemi Covid-19.

Menko Airlangga mengatakan hal itu usai mengikuti rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (6/12/2021).

Melalui rilisnyake Joglosemarnews, Menko Airlangga mengatakan, PPKM di luar Jawa-Bali dilanjutkan hingga 23 Desember 2021.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Pemerintah Terus Evaluasi Perkembangan Covid-19

Menurut Airlangga, kriteria penerapan PPKM di luar Jawa-Bali ditetapkan berdasarkan level asesmen situasi pandemi dan capaian vaksinasi. Daerah dengan capaian vaksinasi di bawah 50 persen maka levelnya dinaikan satu tingkat.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga memaparkan perkembangan situasi pandemi dan sejumlah indikator Covid-19 di Indonesia.

Airlangga memerinci, kasus aktif per 5 Desember sebanyak 7.526 kasus atau 0,18 persen dari total kasus dan di bawah rata-rata global yang sebesar 7,91 persen.

Baca Juga :  Terlalu Ugal-Ugalan Hingga Penumpang Wanitanya Tewas Terlindas Truk, Pengemudi Ojek Online Jadi Tersangka

Sedangkan kasus konfirmasi harian per 5 Desember sebanyak 196 kasus dan rata-rata 7 hari (seven days moving average) sebesar 250 kasus.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi dan memonitor perkembangan varian Omicron yang telah terdeteksi di 45 negara.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua