JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Resmikan Pabrik Blesscon di Sragen, Gubernur Ganjar Berharap Jadi Pemantik Kebangkitan Ekonomi Usai Dihajar Pandemi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Bupati Sragen dan pimpinan PT Superior Prima Sukses saat peresmian pabrik bata ringan Blesscon di Sambungmacan, Sragen, Rabu (30/3/2022). Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus mendorong arus investasi di daerah wilayah Jawa Tengah.

Ia pun mengapresiasi berdirinya pabrik bata ringan Blesscon di wilayah Sambungmacan, Sragen dan berharap menjadi pemantik kebangkitan ekonomi pasca pandemi.

Hal itu disampaikan saat didaulat meresmikan pabrik bata ringan Blesscon PT Superior Prima Sukses (SPS) di Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Rabu (30/3/2022).

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 10,5 hektare itu merupakan pabrik ketiga yang dibangun PT SPS dan pertama di Jawa Tengah. Dua pabrik sebelumnya di bangun di wilayah Jawa Timur.

Dengan kapasitas produksi 1,6 juta kubik pertahun, pabrik di Sragen juga sekaligus mengukuhkan PT SPS sebagai pabrik bata ringan terbesar di Indonesia.

Ganjar mengungkapkan kehadiran pabrik Blesscon di Sragen itu akan membawa kegairahan semangat investasi di Jawa Tengah.

Ia sangat berharap industri itu akan menjadi pemantik kebangkitan roda perekonomian pasca hantaman pandemi selama dua tahun terakhir.

“Setelah dihajar pandemi Covid, saatnya kita bangkit. Terimakasih Bupati Sragen karena memberikan kemudahan untuk pengusaha yang ingin investasi,” paparnya.

Baca Juga :  Polisi Razia Puluhan Sepeda Motor Kenalpot Brong di Sragen Usai Pengasahan Warga Perguruan Silat

Ganjar menyampaikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, investasi mutlak harus terus didorong.

Ia menceritakan bagaimana Pemprov Jateng terus berupaya menggenjot industri dengan membuka beberapa kawasan industri baru.

Seperti di telah Kendal, Demak dan terakhir di Batang. Semakin banyaknya kawasan industri berdiri, diyakini akan menjadi pemantik yang kuat untuk roda perekonomian.

Apalagi, setelah dua tahun dihajar Covid, butuh upaya bersama untuk memulihkan perekonomian dengan segera.

“Saya juga berterimakasih untuk para kepala daerah lain di Jawa Tengah yang terus aktif memberi kemudahan izin industri,” jelasnya.

Sementara, CEO PT SPS Corporate dan SMB Grup, Dermawan Suparsono menceritakan, saat pandemi yang memukul hampir semua sektor ekonomi, pabrik Blescon tetap dibangun di Sragen.

Di saat industri lain tutup dan mengurangi karyawan, Blesscon justru membuka pabrik baru dan merekrut tenaga kerja sejak beroperasi 2021 lalu.

Kawasan Sambungmacan Sragen dipilih sebagai lokasi pabrik terbesar Blesscon, karena masuk kawasan industri dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Baca Juga :  Warga Luar Kota Blak-Blakan Sebut Lewat Jalan Sragen Lebih Nyaman, Kok Bisa ?

Apalagi, dekat dengan exit Tol Trans Jawa yang tentunya mendukung distribusi produksi.

Pembukaan pabrik di Sragen ini, jelas Dermawan, juga kian menegaskan posisi Blesscon sebagai produsen bata ringan dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia.

“Gabungan kapasitas produksi ketiga pabrik Blesscon mencapai 2,7 juta m3 per tahun. Market share Blesscon untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur totalnya mencapai 35% dan untuk Indonesia 15%,” tandasnya.

Untuk bahan baku, Blesscon yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia memastikan bahan bakunya berasal dari tambang legal yang tidak merusak lingkungan.

Di Jawa Tengah, letaknya tak jauh dari Sragen. Pasir dan Kapur didatangkan dari Blora, sedangkan semen didapat dari Rembang.

Di Jawa Tengah bagian selatan sejauh ini juga belum ada pabrik bata ringan besar, sehingga Blesscon dapat memasok kebutuhan di Jawa Tengah DIY dan perbatasan Jawa Timur seperti Madiun Raya.

Peresmian juga dihadiri Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com