JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

80% Drainase di Solo Tak Berfungsi Maksimal, Ada yang Ditutup Dipakai Garasi dan Tempat Parkir

Ilustrasi drainase di perkotaan. Pexels

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sekitar 80 persen lebih drainase di Kota Solo diklaim tidak berfungsi secara maksimal. Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab Kota Solo “banjir” saat musim hujan datang beberapa waktu terakhir.

Namun demikian, Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, YF Soekasno menegaskan jika Kota Solo tidak banjir. Melainkan air menggenang karena fungsi drainase yang tidak maksimal.

Baca Juga :  Pernikahan Kaesang-Erina Bakal Dijaga 2.188 Polisi. Semua Titik Dipantau CCTV

“Genangan itu nanti satu jam pasti sudah hilang. Karena memang bukan banjir, itu genangan. Makanya, kami mengusulkan agar segera dilakukan pembahasan tentang Raperda Drainase ini. Karena 80 persen drainase di Solo tidak berfungsi dengan baik,” paparnya, Senin (30/5/2022).

Baca Juga :  Disebut Tertinggi di Soloraya,  Ini Besaran UMK Solo yang Diusulkan Gibran

Faktanya, lanjut Soekasno, banyak drainase yang ditutup dengan sengaja dengan tanpa memperhatikan teknis yang benar terkait penutupan sehingga mengurangi fungsi drainase tersebut. Banyak yang akan dibahas dalam Raperda Drainase yang digadang akan menjadi Raperda drainase pertama di Indonesia jika disetujui.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com