JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fakta Miris 22 SMP Negeri di Sragen Kekurangan Siswa Baru, Dinas Sebut Ada 2 Faktor Pemicu!

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Sragen, Sukisno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menyebut ada 2 faktor utama yang membuat puluhan SMP berlabel negeri kekurangan siswa baru pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2022/2023.

Meski baru akan diumumkan Selasa (28/6/2022) besok, hasil seleksi PPDB yang digelar online dan terpampang di website, sudah dipastikan tak banyak bergeser.

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Sragen, Sukisno mengatakan dari rekapitulasi hasil PPDB SMP, ada 22 SMP Negeri di Sragen yang kuotanya tidak terpenuhi.

Baca Juga :  Fix, Surat Edaran Mensesneg Sudah Turun. Upacara Detik-Detik Proklamasi Digelar Virtual

Ia menyebut ada satu SMPN yakni SMPN 3 Gemolong yang sebelumnya bernama SBBS, kuotanya dinyatakan terpenuhi.

“Jadi total ada 22 SMPN yang kuotanya tidak terpenuhi. Mayoritas memang SMP negeri di pinggiran,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (27/6/2022).

Sukisno menyampaikan dari fenomena krisis siswa di SMP negeri itu dipengaruhi beberapa faktor. Menurutnya ada dua faktor utama pemicu mengapa kuota SMP negeri itu tak bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Lomba Senam Sicita Sragen Geger, Capek-Capek Jungkir Balik Latihan, Tim Juara Kecamatan Protes Ditikung Tim Comotan

Faktor pertama karena jumlah lulusan SD di wilayah pinggiran itu berkurang dari tahun ke tahun. Karena lulusan berkurang, akhirnya pendaftar ke jenjang SMP juga mengalami penurunan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com