JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Terungkap, Cara Mengatasi HIV AIDS TBC dan Malaria, Pemerintah Daerah Wajib Tahu

RSUD Wonogiri
Direktur RSUD Wonogiri Adhi Dharma menggunting pita peresmian gedung baru. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terungkap, cara mengatasi HIV AIDS TBC dan malaria, pemerintah daerah wajib tahu.

Melansir kemkes.go.id, Jumat (23/9/2022),
cara mengatasi HIV AIDS TBC dan malaria akan terus dikejar hingga tahun 2024.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan target ini dapat tercapai dengan dukungan leadership dan akuntabilitas pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota.

”Leadership dan akuntabilitas pemerintah daerah di tingkat provinsi dan Kabupaten Kota adalah kunci keberhasilan Indonesia atasi HIV, TB dan Malaria dalam sistem kesehatan yg terdesentralisasi di tanah air,” ungkap Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Diharapkan pada akhir tahun 2024 target 90% penemuan dan 90% pengobatan HIV/AIDS tercapai. Demikian juga target 90% penemuan kasus dan 90% pengobatan TBC.

Baca Juga :  1 Tewas Kecelakaan di Depan DPC PDIP Wonogiri, Korban Naik Suzuki Spin Tabrakan dengan Truk Mitsubishi

Kondisi saat ini, pada tahun 2022, untuk kasus TBC baru 286 ribu dari 824 ribu kasus yang terdeteksi, sisanya 537 ribu kasus belum terdeteksi. Demikian halnya pada HIV/AIDS. Tahun ini, dari target 97 ribu kasus terdeteksi, baru 13 ribu (13%) yang ditemukan. Sementara untuk kasus positif malaria dan annual parasite index (API) cenderung meningkat, terutama di wilayah Indonesia Timur. Dari tahun 2020 ke 2021 kasus positif malaria naik 50 ribu kasus.

Baca Juga :  Insiden Ledakan Asrama Brimob Soba Sukoharjo, Polres Wonogiri Gerak Cepat Lakukan Langkah ini

Dalam mengejar target eliminasi HIV/AIDS, TB, Malaria, pemerintah dibantu oleh Global Fund sebagai mitra pembangunan kesehatan di Indonesia. sejak 2003 hingga saat ini sebesar USD 1,45 Miliar (Rp 20,89 Triliun) diberikan kepada Kementerian Kesehatan dan komunitas khususnya untuk program penanggulangan HIV/AIDS, TBC, dan malaria.

Saat ini investasi The Global Fund untuk Indonesia merupakan yang terbesar ke-2 di Asia setelah India. Besarnya dana sesuai dengan beban penyakit dan tingkat ekonomi. Saat ini Indonesia berada pada posisi Middle-Level-Income Country dengan beban penyakit yang masih tinggi.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com