JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diterjang Puting Beliung, Warung HIK Milik Warga Sangiran Sragen Berantakan dan  Nyemplung ke  Sungai

Warung HIK milik Setiyono yang morat marit dihajar angin ribut hingga berhamburan ke sungai / Foto: Huri Yanto
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Nasib malang menimpa Setiyono (42) warga Kampung Sangiran RT 10, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

Geribak HIK yang menjadi sandaran hidupnya selama ini,  nyemplung ke sungai setelah diterjang angin puting beliung pada Selasa (7/3/2023) pukul 16.00 WIB.

Setiyono mengatakan, angin tersebut tak hanya membuat warungnya rata dengan tanah.  Lapak yang terbuat dari bambu dan kayu di pinggir sungai Cemoro,  anak Sungai Bengawan Solo tersebut roboh berantakan dan masuk ke sungai.

Tragisnya, seluruh peralatan warung seperti kompor gas, panci, pengorengan, piring, gelas, toples, teko dan lainnya juga ikut pecah berantakan  dan  masuk ke sungai.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Sragen 2024,  Dokter Ismail Joko Sutresno Resmi Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPD PAN

“Kejadiannya sore tadi, pas jualan. Pas ada yang jajan, tiba-tiba hujan disertai angin langsung merusak warung saya, kalau yang jajan tidak mengalami luka cuma kepala saya luka memar,” kata Setiyono.

Dikatakan, peristiwa itu berlangsung sangat cepat dengan kekuatan angin dan hujan yang  sangat dahsyat.

“Spontan saya dan pembeli di warung  berlari keluar dari bangunan, karena takut  tertimpa bangunan, ” bebernya.

Lantaran kondisi morat marit  dirusak puting beliung,  Setiyono gagal berjualan dan  mengalami kurugian besar. Ia bahkan masih bingung dan belum tahu , ke depannya bagaimana bisa  berjualan.

“Belum tahu nanti mas, semoga nanti bisa diperbaiki lagi karena itu buat mencari nafkah.  Kerugian hampir Rp 3 juta. Soalnya semua rusak,  semua wadah gorengan dan alat-alat lainnya rusak semua,” jelasnya.

Baca Juga :  Pertemuan PDI Perjuangan dan PAN Bahas Koalisi Pilkada Sragen 2024

Usai kejadian, Setiyono dibantu tetangga yang kebetulan melintas menyelamatkan barang barang yang masih bisa diselamatkan dari sungai.

“Tadi diewangi pakdhe Silo dari sungai tadi, iya ngak jadi jualan, padahal dah ada yang beli, dan belum dapat uang ndilalah ada angin dagangan rusak kabeh termasuk grobak ambruk, semoga nanti ada modal membangun warung HIK  lagi,” ujarnya.

Setiyono berharap dengan kejadian ini ada dermawan yang membantu membangun kembali warung HIK-nya, ia sangat berterima kasih.

“Iya semoga mas, saya ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya pada dermawan tersebut,” harapnya. Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com