JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Amankan Puluhan Siswa SMP di Boyolali yang Hendak Tawuran, Polisi Sita Miras dan Gir Motor

Puluhan siswa SMP di wilayah Boyolali diamankan polisi karena diduga hendak tawuran. Istimewa

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Puluhan siswa SMP di wilayah Boyolali diamankan polisi karena diduga hendak tawuran. Yang membuat miris, dari tangan sejumlah pelajar turut diamankan barang bukti miras, gir yang diikat tali serta sepeda motor.

Namun demikian, dalam kejadian pada Kamis (6/10/2023) tersebut, para pelajar tidak ditahan. Mereka hanya diberikan pembinaan agar tak mengulanghi perbuatannya. Dan selanjutnya diserahkan kepada guru sekolah dan orang tuanya.

Kejadian bermula adanya siswa SMP 6 Boyolali mengundang pelajar dari sekolah lain di WA Group untuk perayaan ulang tahun. Tak hanya itu, upaya mengumpulkan siswa dari sekolah lain untuk melakukan penyerangan dan penculikan terhadap siswa SMP 5.

Baca Juga :  Kejari Boyolali Musnahkan Barang Bukti dari Berbagai Kasus

Beruntung, rencana tersebut diketahui oleh pihak kepolisian. Jajaran Polsek Boyolali Kota lalu melakukan patroli dengan tujuan mencegah terjadinya tawuran. Melihat ada patroli polisi, rombongan siswa berbagai sekolah melarikan diri ketakutan ke wilayah Kecamatan Musuk.

Mereka kemudian berkumpul di halaman kantor Balai Desa Sukorame. Namun, keberadaan para siswa mengundang curiga warga setempat yang kemudian melapor ke Mapolsek Musuk. Begitu menerima laporan, Polsek Musuk dipimpin oleh Kapolsek Iptu Iwan Kristiana langsung mendatangi Kantor Balai Desa Sukorame.

Terkepung polisi, gerombolan 45 pelajar itu tak berkutik. Mereka pun langsung diamankan dan diberikan pembinaan di tempat. Polisi juga menyita miras, gir motor yang diikat dengan tali dan sepeda motor dari beberapa pelajar.

Baca Juga :  Dicuri November 2023, Akhirnya Motor Dinas N-Max Kades Winong Boyolali Kota Berhasil Diamankan

Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Diungkapkan, sejumlah pelajar sudah diamankan dan tidak sampai terjadi tawuran.

“Sekelompok pelajar berhasil kita amankan untuk kemudian dilakukan pembinaan. Mereka kemudian kita serahkan kepada guru sekolah maupun orangtuanya,” kata Kapolres, Jumat (6/10/2023).

Kapolres juga menghimbau kepada para pelajar untuk tidak mengulangi perbuatannya. Mengingat tawuran adalah perbuatan tindak pidana yang ada konsekwensi hukumnya. Juga sangat merugikan pelajar sendiri.

“Kita juga mengapresiasi cara bertindak yang telah dilakukan anggota kepolisian. Ya, memang mengungkap kejahatan adalah suatu kebanggaan, namun mencegah kejahatan suatu kemuliaan,” tandasnya. Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com