JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Senggol Motor Saat Mendahului, Pelajar SMP di Kulonprogo Ini Jatuh dan Dihantam Pikap Hingga Tewas

Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalan Daendels wilayah Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, Minggu (14/4/2024) petang. Satu orang meninggal dunia akibat kejadian ini | tribunnews
   

KULONPROGO, JOGLOSEMARNEWS.COM Gegara mendahului sepeda motor terlalu mepet, pelajar SMP di Panjatan, Kulonprogo ini senggolan dan terjatuh.

Sayang, bocah berinisial MR itu jatuh ke jalur lawan, di mana dari arah berlawanan datang sebuah mobil pikap yang langsung menghantam tubuhnya hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Daendels wilayah Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, pada Minggu (14/4/2024) petang.

Kasi Humas Polres Kulonprogo, AKP Triatmi Noviartuti mengatakan MR diketahui mengendarai sepeda motor tanpa plat nomor saat kejadian.

“Korban saat itu melaju dari arah barat menuju timur di  Jalan Daendels sekitar pukul 17.30 WIB,” jelas Novi.

Baca Juga :  Kepala PK4L UGM, Arif Nurcahyo Maju di Pilkada Kulonprogo sebagai Cawabup

Persis di depan motor MR, terdapat motor lain yang juga tanpa plat nomor.

Motor tersebut dikendarai oleh DA, yang juga masih berstatus pelajar.

Menurut Novi, saat itu MR bermaksud mendahului DA yang ada di depannya.

Namun saat sedang mendahului, motor yang dikendarai MR menyenggol motor DA hingga akhirnya oleng ke kanan.

“Sementara dari lawan arah muncul mobil pickup dengan plat B 9453 FUF yang dikendarai R (45),” ujarnya.

Adapun mtor MR oleng masuk ke jalur lawan. Lantaran jarak antara motornya dengan mobil pickup R sudah terlalu dekat, tabrakan keduanya pun akhirnya terjadi.

MR pun diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara DA mengalami luka-luka pada lengan kirinya namun dalam kondisi sadar.

Baca Juga :  Operasi Curat Progo 2024, Polda DIY Amankan 40 Tersangka

“Jasad MR lalu dilarikan ke RSUD Wates, begitu juga DA yang mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Novi.

Sementara R tidak terluka, namun pickup yang ia kendarai mengalami kerusakan di bagian depan kanan.

Sedangkan dua motor yang terlibat laka mengalami kerusakan parah.

Kejadian ini menyebabkan kerugian sekitar Rp 500.000.

Novi pun berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara.

“Terutama bagi para orang tua untuk tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor tanpa pendampingan,” ujarnya.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com