JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ora Ndlomok, Total Kurban LDII Wonogiri Tembus 11 Miliar Lebih

Kurban
Distribusi daging kurban oleh LDII Wonogiri. Panitia
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Ora Ndlomok alias tenanan dan sesuai fakta Bolo,ternyata total kurban LDII Wonogiri tahun ini tembus nilai 11 miliar lebih.

Pencapaian ini meningkat dibandingkan 2023 lalu.

Informasi yang dihimpun dari LDII Wonogiri, Senin (17/6/2024) pada momen Idul Adha 2024 warga LDII Wonogiri menggerakkan ekonomi Rp 11,29 miliar untuk kurban.

Nominal tersebut merupakan akumulasi dari jumlah kurban LDII Wonogiri. Terdiri atas 510 ekor sapi dan 660 ekor kambing, dengan rerata sapi Rp 23 juta dan kambing Rp 2,5 juta.

Ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo membeberkan, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh sekretariat LDII Wonogiri jumlah tersebut naik dibandingkan Idul Adha tahun sebelumnya.

Baca Juga :  10 Tips Menulis Surat Lamaran Kerja yang Memukau HRD, Gerbang Mendapatkan Pekerjaan Impian

Pada Idul Adha 2023, warga LDII Wonogiri menyembelih 464 ekor sapi dan 676 ekor kambing.

Ketua LDII Wonogiri Sutoyo mengungkapkan, semangat warga LDII Wonogiri untuk berkurban dimotivasi beberapa hal. Pertama, warga LDII termotivasi dengan nilai ibadah dari kurban. Setiap pengajian, para ulama dan juru dakwah mengingatkan sejarah, pahala dan manfaat berkurban.

Sutoyo menambahkan, dari sisi sejarah kurban memiliki hikmah nilai keikhlasan, ketaatan, dan tawakal yang tinggi dari nabi Ibrahim ketika diperintah menyembelih putranya, Nabi Ismail.

Dari sisi pahala, seluruh bulu pada hewan kurban, baik bulu halus dan kasar, dihitung satu pahala.

Baca Juga :  Daftar Persiapan untuk Menyambut Hari Pertama Sekolah di Jateng, 22 Juli 2024 Telah Mendekat

Ketua LDII Wonogiri Sutoyo menambahkan, kurban bisa dilaksanakan siapa saja, tidak hanya orang kaya. Mereka yang tidak mampu bisa melaksanakan kurban. Maka, kuncinya adalah ketakwaan kepada Allah. Dari rasa takwa tersebut, seseorang bisa menggerakkan diri untuk beribadah, termasuk berkurban.

Ia pun merujuk beberapa praktik kurban pada masa Rasulullah, seperti satu orang dengan satu hewan kurban. Andaikan tidak mampu, satu hewan kurban untuk tujuh orang. Adapula satu hewan kurban untuk satu keluarga.

“Bahkan Rasulullah mengurbankan dua ekor kambing. Satu kambing untuk keluarganya dan satu kambing dikurbankan untuk umat Islam yang tidak sempat berkurban,” beber Ketua LDII Wonogiri Sutoyo. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com