BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aktivitas mengecas aki mobil yang semula dilakukan untuk memperbaiki kendaraan justru berubah menjadi petaka bagi seorang warga di Kapanewon Pandak, Bantul. Dalam hitungan menit, kobaran api melalap satu unit mobil hingga merembet ke garasi rumah.
Peristiwa itu menimpa AS (37), warga Gluntung Lor, Kalurahan Caturharjo, Pandak, pada Rabu (27/5/2026) pagi sekitar pukul 09.45 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kebakaran bermula saat korban sedang mengecas aki mobil Daihatsu Zebra miliknya menggunakan charger aki.
“Awalnya, pemilik rumah mengecas aki mobil Daihatsu Zebra menggunakan charger selanjutnya mencoba menghidupkan mobil dengan distarter. Tiba-tiba muncul kobaran api di bagian karburator mobil,” ujar Rita kepada wartawan.
Mengetahui api mulai membesar, AS sempat berupaya memadamkan kobaran dengan cara menutup bagian karburator menggunakan handuk basah. Namun usaha tersebut tidak berhasil.
Api justru makin membesar dan dengan cepat membakar bagian dalam kendaraan.
“Kobaran api kemudian merembet ke bagian garasi rumah, sehingga membakar ke seluruh bagian mobil serta garasi rumah,” papar Rita.
Situasi yang semakin tak terkendali membuat korban panik dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, warga berdatangan dan berusaha membantu memadamkan api secara manual.
Di saat bersamaan, sejumlah warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan BPBD Bantul.
“Beberapa saat bantuan dari Damkar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul datang, sehingga memadamkan kobaran api,” lanjut Rita.
Sekitar pukul 10.15 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun mobil beserta sebagian garasi rumah mengalami kerusakan parah akibat terbakar.
Polisi memperkirakan total kerugian materiil akibat insiden itu mencapai Rp18,8 juta.
“Total kerugian mencapai Rp18,8 juta dikarenakan satu unit mobil Daihatsu Zebra nomor polisi AA 1220 JT dan atap garasi rumah terbakar,” pungkas Rita. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















