Beranda Daerah 165 Siswa MAN 2 Banyumas Sakit Usai Santap MBG, Sayur Pokcoy Dilaporkan...

165 Siswa MAN 2 Banyumas Sakit Usai Santap MBG, Sayur Pokcoy Dilaporkan Berlendir

Ilustrasi keracunan makanan | kreasi AI

BANYUMAS, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 165 siswa MAN 2 Banyumas mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (10/8/2026). Dua hari berselang, lebih dari separuh siswa yang mengeluh sakit masih harus menjalani perawatan di rumah.

Hingga Rabu (12/8/2026), tercatat 104 siswa masih mengalami keluhan dan menjalani rawat jalan. Sementara 61 siswa lainnya telah dinyatakan pulih.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Banyumas. Wakil Bupati Banyumas sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Banyumas, Dwi Asih Lintari, turun langsung memantau kondisi para siswa di MAN 2 Banyumas, Rabu (12/8/2026).

Keluhan yang dialami para siswa cukup beragam, mulai dari pusing, mual hingga diare. Dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi, termasuk menu MBG yang dibagikan pada Senin.

Namun, pemerintah daerah belum berani memastikan makanan tersebut sebagai penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Dalam pemeriksaan awal, tim memang memperoleh informasi mengenai kondisi sejumlah menu yang dibagikan. Sayur pokcoy jagung dan ayam woku dilaporkan memiliki bau atau rasa yang kurang baik.

Baca Juga :  Debt Collector Diduga Pukul Warga Pakai Kursi Besi, Polisi Turun Tangan

Bahkan, sayur pokcoy disebut ditemukan dalam kondisi berlendir.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang kini ditelusuri untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Pemeriksaan dan pengujian terhadap sampel makanan masih dilakukan untuk memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan secara ilmiah.

Lintari menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan keluar.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dan uji sampel. Jadi untuk penyebabnya, jangan sampai kita mendahului hasil pemeriksaan,” ungkapnya.

Berdasarkan pendataan sementara, penerima manfaat MBG di MAN 2 Banyumas mencapai 1.641 orang yang terdiri atas siswa dan guru. Dari jumlah tersebut, 165 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.

“Dari jumlah tersebut, tercatat 165 siswa mengalami keluhan sakit, 61 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara 104 siswa masih dalam kondisi sakit. Sedangkan 54 orang lainnya tidak mengalami keluhan,” katanya dalam rilis yang diterima tribunbanyumas.com.

Di tengah proses penelusuran penyebab kejadian tersebut, Lintari menekankan penanganan terhadap siswa menjadi prioritas. Para siswa yang mengalami keluhan terus dipantau dan mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Baca Juga :  Lumpur dan Gas Kembali Menyembur di Oro-oro Kesongo Blora, Warga Dilarang Mendekat

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG. Temuan makanan yang berbau, memiliki rasa kurang baik hingga berlendir perlu ditelusuri lebih lanjut agar tidak buru-buru dikaitkan sebagai penyebab, tetapi juga tidak diabaikan sebelum hasil pemeriksaan memastikan faktanya.

Hasil uji sampel nantinya diharapkan dapat menjawab apakah gangguan kesehatan yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan MBG atau terdapat faktor lain. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.