
SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Harapan pasangan suami istri di Solo Raya yang mendambakan momongan kini lebih dekat. Rumah Sakit Indriati Solo Baru resmi membuka layanan bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) lewat kolaborasi dengan Alpha IVF Malaysia.
Kolaborasi ini menjadi jawaban atas tingginya angka infertilitas di Indonesia yang selama ini memaksa banyak pasangan harus berobat ke luar negeri.
“Kami tidak hanya transfer teknologi dan knowledge sharing, tapi juga menyiapkan SDM medis berkompetensi tinggi untuk hasil terbaik bagi pasien,” kata Direktur RS Indriati Solo Baru, dr. Yohanes Benny, MPH, di Sukoharjo.
Yang membedakan layanan Fertility Care di RS Indriati bukan hanya teknologinya, melainkan pendekatannya terhadap privasi. Pihak rumah sakit menyiapkan klinik khusus yang terpisah dari pelayanan umum.
“Demand pasti ada. Tapi dari sisi pasien, privasi sangat harus kita perhatikan. Banyak pertimbangan bagi pasutri yang ikut program bayi tabung. Dengan klinik yang terpisah ini, kami ingin menunjang kebutuhan pasien secara psikologis juga,” ujar Benny.
Dari sisi medis, Direktur Medis Alpha IVF Jakarta, dr. Seindy Glamour, Sp.OG, Subsp.FER menjelaskan proses program IVF tidak instan. Tahap penyiapan sel telur hingga pembentukan embrio butuh 14-15 hari, dilanjutkan pengondisian rahim sebelum embryo transfer dalam 1-2 bulan.
Untuk wanita di atas 35 tahun yang kesuburannya mulai menurun, klinik tetap membuka evaluasi mendalam, bahkan untuk usia 40 tahun ke atas. Selain IVF, tersedia juga layanan persiapan dan penyimpanan sel telur (egg freezing).
“Semua pemrosesan laboratorium, dari pengelolaan sel telur, sperma, hingga embrio, dikelola menggunakan standar tinggi yang diterapkan Alpha di Kuala Lumpur,” kata Seindy.
Dengan hadirnya layanan ini, RS Indriati berharap masyarakat Solo Raya tak perlu lagi terbang ke Malaysia atau Singapura untuk mendapatkan perawatan fertilitas berstandar internasional, sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan untuk mendekatkan layanan unggulan. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














